Sebelumnya
Kejadian unik juga terjadi saat Puan blusukan ke wilayah Tambora. Seorang ibu yang sedang vaksin, tidak tahu kalau yang sedang menyapanya saat itu adalah Puan Maharani.
Sementara itu, warganet mengomentari aksi Puan yang makin rajin blusukan. Sebagian netizen mengapresiasi langkah tersebut. Sebagian menilai, ini merupakan tanda-tanda pilpres makin dekat. Puan yang sudah memasang baliho kepak sayap kebhinekaan, kini benar-benar mulai kepakkan sayapnya.
Baca juga : Semoga Harga Jagung Stabil
Akun @muhammadrizky berharap, dengan makin banyaknya pejabat yang menemui warga, berbagai persoalan yang dihadapi rakyat bisa cepat diatasi. “Semoga Indonesia bangkit setelah aparatur negara bekerja secara nyata dan mau terjun ke lapangan. Jangan hanya DPR yang turun. Menteri juga semua turunlah sapa kami,” ucapnya.
Akun @qaisrafif menilai, aksi blusukan ini lebih efektif dari pada hanya memasang baliho kepakkan sayap. Kata dia, pemasangan baliho justru menuai sentimen negatif. Akibatnya banyak yang meremehkan Puan. “Tapi, seiring waktu, dalam pembahasan di medsos justru elektabilitas digital Puan semakin meroket. Kabar baik untuk Puanesia,” ujarnya. “Nggak coba lihat gorong-gorong? Siapa tahu masih manjur,” ledek @virsi6.
Baca juga : DPR Heran Anggaran Buat Nelayan Kok Cuma Secuil
Akun @thiugts_1 menilai menilai, aksi blusukan ini bisa menaikkan elektabilitas. “Puanesia pasti sudah tau betul jika Puan Maharani tidak populer di elektabilitas konvensional, namun beliau sangat populer di elektabilitas digital,” ucapnya.
Sekadar latar saja, dalam sejumlah survei, elektabilitas Puan belum begitu menjanjikan. Survei Charta Politika 20-24 Maret 2021, elektabilitas Puan tercatat sebesar 1,2 persen dari hasil simulasi 12 nama. Adapun dalam simulasi 17 nama survei Indikator Politik Indonesia periode 13-17 April 2021, elektabilitas Puan sebesar 2,9 persen.
Baca juga : BKSAP DPR Bareng SEAPAC Perdalam Isu Suap Lewat Studi Perbandingan
Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto mengatakan, elektabilitas Puan Maharani belum tinggi lantaran belum bergerak dan berkeliling ke daerah. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.