Sebelumnya
Pernyataan Arteria yang meminta Jaksa Agung mengganti Kajati gara-gara rapat kerja pakai Bahasa Sunda menuai polemik. Banjir kecaman untuk Arteria datang mulai dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wakil Gubernur, hingga Majelis Sunda. Mereka mendesak Arteria segera meminta maaf kepada masyarakat Sunda di berbagai wilayah di Indonesia.
Arteria juga, kata dia, terkesan menantang dengan meminta pihak yang keberatan dengan pernyataannya agar melapor ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). “Kalau saya salah, jelas mekanismenya di MKD. Kita ini demokrasi, silakan kalau kurang berkenan dengan pernyataan saya, silakan saja,” kata Arteria kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, belum lama ini.
Baca juga : Minta Kajati Berbahasa Sunda Dicopot, Arteria Dahlan Disebut Lebay
Tak mau masalah ini berlarut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP akhirnya menjatuhkan sanksi peringatan kepada Arteria. Sanksi tersebut diberikan setelah Arteria dimintai klarifikasi di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.
Arteria diterima Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun. “Surat sanksi peringatan ditandatangani Pak Sekjen dan saya sebagai Ketua DPP Bidang Kehormatan,” kata Komaruddin Watubun.
Baca juga : Presiden Minta RUU Kekerasan Seksual Segera Disahkan
Komaruddin menegaskan, pernyataan Arteria telah melanggar etik dan disiplin organisasi. Dalam klarifikasi, Arteria juga telah meminta maaf kepada masyarakat Jawa Barat, dan penutur bahasa Sunda.
Usai bertemu, Arteria menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya Sunda. Dia juga membantah anggapan, ucapan kontroversialnya mewakili fraksi atau PDIP selaku partai yang menaunginya.
Baca juga : Tampil Ciamik, Bek Muda Ilham Rio Manteng Di Persija Hingga 2025
“Saya dengan sungguh-sungguh menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda atas pernyataan saya beberapa waktu lalu. Saya menyerahkan sepenuhnya kepada DPP. Saya siap menerima sanksi yang diberikan partai. Saya belajar dari persoalan ini,” ucap Arteria. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.