BREAKING NEWS
 

Panggil Dubes Inggris Karena Kibarkan Bendera LGBT, Menlu Dipuji PAN

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Kamis, 26 Mei 2022 09:10 WIB
Politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), Guspardi Gaus. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN), Guspardi Gaus mengapresiasi, sikap tegas Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi yang memanggil Dubes Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins terkait kasus pengibaran bendera LGBT di Kantor Kedutaan Besar Inggris.

Menurut Guspardi, tindakan pengibaran bendera pelangi sebagai simbol LGBT di depan halaman Kedutaan Besar Inggris di kawasan Taman Patra Kuningan, Jakarta Selatan, tidak menghormati negara Indonesia. 

Baca juga : HNW Kritik Keras Pengibaran Bendera LGBT Di Kedubes Inggris

"Tidak sejalan dengan keadaban etika persahabatan antar-kedua negara, serta adanya pengabaian terhadap norma yang hidup di masyarakat Indonesia," kata Guspardi, Kamis (26/5).

Adsense

Menurut Anggota DPR ini, Kedubes Inggris harus menjaga etika persahabatan kedua negara, dan memahami norma keagamaan Merah Putih terhadap bentuk apapun yang beraroma LGBT. 

Baca juga : Inggris Ngeselin

"Karena jelas bertentangan falsafah Pancasila yang sangat menghormati nilai-nilai ajaran agama. Dan semua agama yang diakui di Indonesia juga tidak mentolerir praktik LGBT," tegasnya. 

Jika kedubes Inggris beralasan pengibaran bendera pelangi merupakan kampanye anti homofobia adalah hak Asasi manusia (HAM), artinya tindakan Inggris juga tidak menghormati HAM yang melekat pada warga negara Indonesia.

Baca juga : Puan: Jangan Euforia Karena Kebijakan Lepas Masker

"Jadi HAM yang dijadikan alasan pengibaran bendera pelangi dan kampanye anti homofobia yang digaungkan, jangan pula melanggar HAM orang lain," tekan Guspardi. 

Oleh karena isu LGBT tidak bisa diterima secara terbuka di indonesia dan secara moral dianggap bertentangan dengan nilai agama. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense