BREAKING NEWS
 

PKB Buka Pintu Koalisi, Tapi Kalau Capresnya Bukan Imin, Emoohh..

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 1 Juni 2022 15:51 WIB
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menilai, dinamika politik saat ini masih relatif cair. Belum ada koalisi yang sangat matang dan kuat.

Melihat fenomena ini, Imin berkeyakinan, menggagas poros koalisi baru bukanlah hal yang mustahil bagi PKB.

”Kita berpeluang membuat koalisi baru. Kan belum ada yang matang. Jadi, semuanya masih mungkin,” ujar Imin kepada wartawan, usai nonton bareng film Srimulat: Hil yang Mustahal Babak Pertama di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (1/6).

Baca juga : KPK Kawal Pencegahan Korupsi Tata Kelola Ekspor-Impor Komoditas

Imin menuturkan, PKB membuka diri untuk menjalin koalisi dengan parpol mana pun. Sepanjang memenuhi syarat: Imin yang jadi capres-nya. Kalau tidak, jangan harap PKB mau.

Adsense

"Iya, saya capresnya. Kalau capresnya bukan saya, ya tentu saya nggak akan gabung,” kata adik kandung Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Abdul Halim Iskandar ini.

"Sampai hari ini, kayaknya yang baru ada keputusan capres cuma PKB. Sendirian,” imbuhnya.

Baca juga : Cak Imin Mimpi? Bangun Dong

PKB sejauh ini sudah melakukan komunikasi dengan PDIP dan Gerindra. Tapi, baru sekadar diskusi-diskusi biasa. Belum ada kesimpulan akhir. 

Hingga sekarang, baru ada satu koalisi yang sudah dideklarasikan, yakni Koalisi Indonesia Baru (KIB) yang digagas Golkar, PPP, dan PAN. 

Sementara Gerindra dan Nasdem, sepertinya lagi pedekate. Pimpinan kedua partai, Prabowo Subianto dan Surya Paloh hari ini bertemu di Gedung Nasdem Tower, Gondangdia Jakarta. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense