BREAKING NEWS
 

Gara-gara Prabowo Disaranin Tak Lagi Nyapres

Gerindra-NasDem Jadi Rame Perang Mulut Nih

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Kamis, 21 Juli 2022 08:00 WIB
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. (Foto: Instagram NasDem)

 Sebelumnya 
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sudah membantahnya. Menurutnya, pernyataan Zuldan tak bisa dipertanggungjawabkan. Sebab, yang bersangkutan tak hadir dalam pertemuan antara Surya dan Prabowo di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat pada 1 Juni lalu.

“Setahu saya dalam percakapan itu tidak ada. Jadi tak bisa dipertanggungjawabkan,” kata Dasco dalam keterangannya kepada wartawan, kemarin.

Baca juga : Bikin NasDem Jadi Magnet Banyak Parpol

Dasco menilai, pernyataan Zulfan dilontarkan untuk kepentingan politik tertentu. Namun, dia memastikan, hubungan Gerindra dan NasDem masih terjalin baik. “Pak Prabowo, Gerindra prinsipnya nggak ada masalah dengan Pak Surya dan NasDem,” tandasnya.

Sementara Juru Bicara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku telah bertanya langsung ke Prabowo untuk mengkonformasi pernyataan Zulfan. “Pak Prabowo sampaikan tidak ada omongan seperti itu disampaikan SP. Terus yang disampaikan Pak Zulfan itu omongan siapa?” tanya Dahnil dalam akun Twitter pribadinya @Dahnilanzar, Selasa (19/7).

Baca juga : Di Antara 4 Menteri Yang Digadang Nyapres, Airlangga Paling Mengkilap

Dahnil kecewa, sebab Zulfan telah merusak silaturahmi antara Prabowo dan Surya. “Saya yakin Pak SP tak mau begitu. Dengan rendah hati saya berharap beliau memperhatikan laku kader NasDem tersebut,” tulis Dahnil.

Zulfan pun sudah meluruskan. Dia menepis tudingan tengah berusaha merusak silaturahmi Prabowo dan Surya. Menurutnya, pernyataannya itu hanya ingin menyampaikan bahwa, banyak tokoh muda yang siap untuk memimpin Indonesia. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense