Sebelumnya
Kejadian ini kata dia, terus berulang hingga saat ini dengan aktor-aktor penjajahan baru selain negara: perusahaan transnasional raksasa, dan lembaga rejim internasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
"Mereka inilah yang mempromosikan kebijakan dan praktek fundamentalisme pasar, sehingga yang kuat secara kapital dialah yang terus berkuasa. Prakteknya juga dicirikan dengan pelan-pelan mengurangi kedaulatan rakyat dalam negara, sehingga peran negara lemah," tuturnya.
Baca juga : Ridwan Kamil: Jangan Beli Kecintaan Rakyat Untuk Jadi Pemimpin
Selanjutnya, ujar dia aktor-aktor ini menggunakan peran negara yang lemah untuk membuat regulasi yang bisa menguntungkan mereka.
Oleh karena itu, Dave berharap ada suara untuk membentuk tatanan dunia baru yang berperikemanusiaan dan berperikeadilan.
Baca juga : Kembangin Peternakan Sapi Modern, Bos Bapanas Belajar Ke Brazil
"Bisa dikatakan ini sebenarnya telah diinisiasi oleh bangsa-bangsa baru dan muda, yang dapat mengubah dunia dari kekejaman penjajahan gaya baru ini," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.