RM.id Rakyat Merdeka - DI hari pertama Kongres PAN kemarin, para kandidat sudah menunjukkan “kekuatannya”. Seperti calon incumbent Zulkifli Hasan. Mantan Ketua MPR ini mengangkut para pendukungnya dengan mencarter dua pesawat dari Makassar lokasi kongres, di Kendari, Sulawesi Tenggara. Wah, Pak Zul banyak duitnya nih...
Zul mencarter pesawat Lion Air dengan seri JT 3992 Y. Pengangkutan dilakukan dalam dua kloter. Kloter pertama, pesawat diisi 212 pendukung. Sementara di kloter kedua, pesawat dipenuhi sebanyak 170 pemilik suara. Totalnya 392 orang.
Setkab Totok Daryanto, salah satu timses Zul, membenarkan pihaknya mencarter 2 pesawat. “Benar, hari ini (kemarin, red) dari Makassar,” kata ucapnya.
Dia mengungkapkan, penerbangan pertama dilakukan pukul 8. Penerbangan kedua pukul 11. Zul mengawal langsung pemberangkatan ini dengan ikut di kloter pertama. “Bang Zulhas berangkat yang pagi tadi bersama rombongan. Kalau saya berangkat yang jam 11.00 ini, tapi ini masih delay satu jam,” terang Totok.
Baca juga : Bamsoet: Segera Audit Semua Yayasan Dana Pensiun dan Asuransi Milik Pemerintah
Salah satu lawan Zul, Mulfachri Harahap, juga melakukan hal sama. Jagoan Amien Rais ini mencarter tiga pesawat dari Surabaya ke Kendari. Tiga pesawat itu mengangkut 298 pendukungnya dalam tiga tahapan. Keberangkatannya dilakukan sejak Sabtu pekan lalu.
Sebelum berangkat ke Kendari, Mulfachri terlebih dahulu menggelar konsolidasi akhir di Surabaya dan dilanjut dengan mendaftarkan diri sebagai Caketum di DPP PAN Jakarta.
Dalam prosesnya, Mulfachri mengatakan, dari 355 dukungan, namun hadir di acara konsolidasi pemenangan Mulfachri Hanafi DPW dan DPD Se-Indonesia di Surabaya itu 298 pemilik suara.
“50 voters lainnya berhalangan hadir. Sebelum ini kami tidak pernah mengungkap ke publik tentang jumlah dukungan.
Baca juga : Taspen Perkuat Layanan Kesehatan Bagi ASN Dan Pensiunan
Sekarang adalah pertama kalinya secara resmi kami mengungkap jumlah dukungan sekaligus kehadiran mereka di sini. Dan alhamdulillah sampai hari ini ada 298 DPD PaN yang hadir. Itu dukungan konkret,” kata Mulfachri, di hadapan para pendukungnya, kemarin.
Caketum lainnya, Asman Abnur, memilih tak memboyong pendukungnya ke arena kongres. Dia memberi kebebasan ke pendukungnya, yang diklaim mencapai 590 pemilih. satu agendanya adalah pemilihan Ketua Umum periode 2020-2025.
Ada 4 kandidat menuju PAN 1, yaitu Zul, Mulfachri, Asman, dan Dradjad Wibowo. Mantan Menteri PANRB ini mengakui, memang ada masukan agar para pendukungnya berangkat bersama seperti Zul dan Mulfachri.
Namun, ia menolak ide tersebut. Dia enggan menggiring, karena menganggap para pimpinan DPD dan PDW PAN memiliki kebebasan berpikir dan memilih. “Untuk apa? Pemegang suara di PAN itu orang-orang cerdas dan terdidik. Bahkan sebagian adalah pejabat publik, baik di eksekutif maupun legislatif. Masa, orang-orang cerdas harus digiring giring?” imbuh Asman.
Kongres PAN ke-5 diagendakan mulai kemarin sampai Rabu besok. Di hari pertama kemarin, Kongres sudah terasa panas.
Di lokasi registrasi pendaftaran peserta, terjadi keributan. Penyebabnya, kubu Mulfachri menganggap pihak Zul curang. Sebab, sebagian DPD dan DPW pendukungan tidak masuk peserta. Sedangkan pihak Zul mengklaim, sebagian DPD dan DPW pendukung Mulfachri sudah di Plt.
Dorong-dorongan pun sempat terjadi. Ujungnya, pendukung Mulfach ri mengambil laptop panitia yang berisi data peserta. [QAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.