Sebelumnya
Sementara itu, Kepala SRT 1 Sragen Giyatno membenarkan jumlah siswa yang terdaftar baru 285 orang. Angka tersebut sudah termasuk peserta didik dari Rintisan SRT 78 Sragen yang sebelumnya belajar di Balai Latihan Kerja (BLK) Sragen.
"Kami, pihak sekolah terus melakukan sosialisasi agar semakin banyak masyarakat memanfaatkan Sekolah Rakyat ini," ujarnya.
Di Makassar, Wakil Ketua Komisi V DPR Andi Iwan Darmawan Aras juga meninjau langsung Sekolah Rakyat di kawasan Sudiang, Sabtu (1/8/2026). Dia didampingi Anggota DPRD Sulawesi Selatan Fraksi Gerindra Sultan Tajang dan Andi Patudangi.
Baca juga : PAN Malut Bersiap Jadi Partai Modern-Profesional
Iwan menjelaskan, kunjungannya untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana program yang menjadi salah satu Program Strategis Nasional Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Komisi V DPR RI memiliki tanggung jawab melakukan pengawasan terhadap pembangunan fisik Sekolah Rakyat agar benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat," katanya.
Dia menjelaskan, peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung tersedia sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan optimal. Dia mengatakan, Sekolah Rakyat harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca juga : BNI Sukses Kantongi Laba Rp 10,8 Triliun
"Karena itu, kualitas bangunan maupun kelengkapan fasilitas menjadi perhatian utama kami," ujarnya.
Menurut Iwan, Sekolah Rakyat di Makassar telah beroperasi dan menerima peserta didik. Meski demikian, masih terdapat beberapa bagian yang perlu disempurnakan selama masa pemeliharaan bangunan.
"Alhamdulillah, di Makassar seluruh proses berjalan baik dan manfaatnya sudah dirasakan masyarakat," tuturnya.
Baca juga : Demi Keselamatan, Evaluasi Kesehatan Petugas Damkar
Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat pada 2027 sekitar 250 gedung permanen Sekolah Rakyat. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.