RM.id Rakyat Merdeka - Hari ini, Jokowi menggelar Konvensi Rakyat. Jokowi akan sampaikan pidato di acara yang dipusatkan di Sentul International Convention Center, Bogor, Minggu (24/2). Kubu Prabowo merasa dijiplak. Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir langsung membalas serangan ini.
Wakil Ketua Pelaksana Konvensi Rakyat Bahlil Lahadalia mengatakan, dalam acara itu, Jokowi akan menyampaikan gagasan besar yang membangun optimisme dalam rangka membangun Indonesia yang lebih maju. Rencananya, akan hadir sekitar 10 ribu peserta yang terdiri dari Tim Kampanye Nasional (TKN), Tim Kampanye Daerah (TKD) dan relawan. Acara tersebut akan dimulai pukul 17.00 WIB.
“Insya Allah, Pak Jokowi akan datang setelah shalat Magrib,” kata Bahlil di Posko Cemara, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2).
Baca juga : Prabowo Nggak Berani Melucu
TKN berharap, Konvensi Rakyat dapat memberikan informasi dan data kepada masyarakat, terkait capaian yang telah dilakukan pemerintahan Jokowi. Konvensi itu juga disebut sebagai momentum menyampaikan program yang akan dilakukan Jokowi-Ma’ruf, jika terpilih di Pilpres 2019. Bahlil mengatakan, Konvensi Rakyat adalah acara sukarela. Jadi, tidak ada pengarahan massa.
Kubu Prabowo menanggapi rencana pidato ini dengan sindiran. Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Priyo Budi Santoso menilai, acara tersebut meniru pidato kebangsaan yang biasa dilakukan Prabowo. “Silakan kalau cara-cara Pak Prabowo mau diikutin oleh Pak Jokowi. Saya kira, kami senang-senang saja,” kata Priyo di Jakarta, Sabtu (23/2).
Priyo menuturkan, kubunya memang menginginkan cara-cara halal dan profesional dalam kampanye pilpres. Menghindari cara-cara yang tidak baik. Seperti mengerahkan institusi maupun aparat-aparat hukum untuk kepentingan pilpres maupun pileg.
Baca juga : Malam Ini Di Indosiar, Jokowi Goyang Dangdut
Cara Prabowo berpidato memang layak ditiru, karena menurutnya mampu memunculkan energi. Dan menurut dia, Prabowo sebagai orator ulung bisa membangkitkan energi itu kepada audiensnya. "Kalau itu ditiru oleh Pak Jokowi atau beliau menginginkan cara yang sama, saya kira oke-oke saja,” ucap Priyo.
Prabowo memang kerap menggelar acara Pidato Kebangsaan. Teranyar dilakukan di Semarang 15 Februari lalu. Pidato itu mengambil tema Mewujudkan Swasembada Energi, Pangan, dan Air.
Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir tak terima dengan sindiran Priyo. Dia membantah acara pidato itu meniru Prabowo. “Nggak, yang suka niru bukan kita kok,” kata Erick di Jakarta, Sabtu (23/2).
Baca juga : Christine Hakim: Jokowi Mendekatkan Yang Jauh
Erick bilang, rencana pidato Jokowi itu semacam konvensi kebangsaan dan konvensi rakyat untuk memperlihatkan optimisme Indonesia. Itulah yang membedakan pidato Jokowi dengan Prabowo. Menurutnya, program Jokowi selama empat tahun sudah jelas dan sudah terbukti dengan pembangunan merata di seluruh Indonesia. Tidak hanya pembangunan infrastruktur, melainkan program-program lain seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Dana Desa dan lain-lain. Semua dampaknya dirasakan langsung oleh rakyat.
Erick mengatakan, dalam pidato nanti, Jokowi akan menyampaikan program baru. Program baru tersebut salah satunya mengenai pengembangan sumber daya manusia. Untuk itu, pemerintah akan meningkatkan jumlah lapangan kerja.
“Jangan sampai, kita ribut-ribut di 2019,.2024 ke atas kita nggak siap dengan perubahan yang terjadi di dunia. Karena, kita harus mempersiapkan hampir 104 juta lapangan kerja, di mana 37 juta (untuk) milenial, 67 juta switching jobs,” jelasnya. [BCG]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.