RM.id Rakyat Merdeka - Kader Partai Amanat Nasional (PAN) diingatkan agar menjalankan instruksi yang dikeluarkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Yang mbalelo, bakal dikasih sanksi.
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan, instruksinya yakni seluruh kader patuh terhadap aturan protokol kesehatan, membantu program pemerintah dan rakyat, agar segera terbebas dari pandemi Covid 19 dengan kegiatan vaksinasi, pembagian sembako dan kegiatan sosial lainnya.
DPP PAN, menurut Viva, akan bersikap tegas dan keras jika ada kader PAN yang tidak mematuhi prokes, menyimpang dari platform perjuangan partai dan tidak mentaati instruksi untuk menebar kebaikan dan membuat komentar yang tidak produktif.
Baca juga : Sinar Mas Land Gelar Vaksin Dosis Kedua Untuk Lansia Dan Pegiat Masjid
“DPP PAN akan memanggil kader tersebut dan akan diberikan sanksi organisasi,” ungkap Viva kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Viva juga mengatakan, kader PAN yang ada di lembaga eksekutif dan legislatif harus memberikan teladan dan menjaga nilai-nilai perjuangan PAN, sebagaimana yang ada di platform PAN.
Dia mengingatkan, kedudukan para kader di eksekutif dan legislatif adalah mengemban amanat rakyat. Dipilih langsung oleh rakyat. Karena itu, dalam sistem pemerintahan yang demokrasi, rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi.
Baca juga : KPK Puji Komitmen Mentan Dan Mendag Perbaiki Tata Kelola Importasi
Sedangkan tugas para eksekutif, yakni menjalankan fungsi pelayanan atas nama negara. Tugas para legislatif sebagai wakil rakyat adalah memaksimalkan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan serta memperjuangkan aspirasi rakyat.
Senada, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno juga mengingatkan kepada kader PAN agar mentaati aturan PPKM Darurat.
Dia bilang, kader PAN di mana pun berada, apalagi yang menduduki posisi publik di lembaga legislatif atau eksekutif wajib mentaati ketentuan hukum. Di antaranya, ketentuan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Baca juga : Pejabat Kemensos Tidak Kebal Virus Brompton
Wakil Ketua Komisi VII DPR ini menegaskan, tidak boleh ada kader PAN yang merasa statusnya di atas masyarakat. Dia pun meminta agar membuang jauh-jauh mental mentang-mentang pejabat, sehingga selalu minta didahulukan, diprioritaskan dan diistimewakan. “Perilaku seperti itu tidak ada tempatnya di PAN,” tegas Eddy.
Eddy juga mengungkapkan, jika ada kader yang masih ngeyel dan tidak mengindahkan aturan partai, akan diberikan sanksi. “DPP PAN tidak akan sungkan menindak tegas kadernya yang melanggar PPKM Darurat,” tandasnya. [REN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.