BREAKING NEWS
 

Politisi Muda NasDem Ditanya Pedagang Di Pinggir Jalan

"Kenapa Ya, Partai Politik Itu Ramainya Saat Pemilu Saja?"

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : ADITYA NUGROHO
Minggu, 1 Agustus 2021 22:17 WIB
Ketua Bidang Pemilih Pemula dan Milenial DPP Partai NasDem, Lathifa Al Anshori. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertanyaan seputar partai politik tidak akan ada habisnya. Terlebih bagi mereka yang haus akan pendidikan politik. Ketua Bidang Pemilih Pemula dan Milenial DPP Partai NasDem, Lathifa Al Anshori yang berinisiatif menggelar Sekolah Politik Jalanan Lathifa atau SPJL tidak bosan-bosannya menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan kepadanya terkait dunia politik. 

“Kenapa partai politik itu ramainya pada saat pemilu aja?” Tanya Tin, seorang ibu yang berjualan di pinggir jalan sekitaran Jakarta Barat, mengawali SPJL episode ketiga ini. Sejatinya pertanyaan tersebut sangatlah simple, namun bobotnya cukup berisi dan tidak bisa dijawab sembarangan. 

Terhadap pertanyaan itu, Lathifa menjawab, partai politik beserta para kadernya harus menarik perhatian orang-orang agar mau memilih. 

“Ketika mau pemilu, partai politik itu dan kader-kadernya harus menarik perhatian banyak orang agar orang-orang mau memilih, namun ketika pemilu sudah selesai, bukan berarti partai politik berhenti bekerja lho. Karena di saat itu sudah selesai pemilu, maka pekerjaan politiknya untuk memperjuangkan visi dan misi dimulai, dan itu mungkin pekerjaannya lebih di belakang layar ya,” ungkap Lathifa. 

Baca juga : Politisi NasDem Lathifa Bikin Sekolah Politik Jalanan

Selain itu, jelas Lathifa, pada masa kampanye, partai politik boleh melakukan kegiatan semarak-maraknya agar partai politik bisa mendapatkan suara sebanyak-banyaknya dari calon pemilih. 

“Jadi, banyak orang yang melihat kok ga rame-rame padahal semuanya yang di aspirasikan orang-orang di saat kampanye dikerjakan di masa ketika tidak ada kampanye politik. Karena itulah banyak orang mengira, kok ramenya waktu mau lagi kampanye aja, karena di masa kampanye kita boleh heboh seheboh-hebohnya ngobrolin soal bagaimana merekrut orang-orang untuk memilih partai politik tersebut,” tutur Lathifa. 

Adsense

Pertanyaan lainnya terkait partai politik datang dari seorang pemuda bernama Jamal soal apa artinya politik. Banyak yang masih kurang familiar dengan istilah “politik” dalam sebuah partai politik. 

Menjawab pertanyaan ini, Lathifa mengawalinya dengan mengatakan  bahwa politik itu adalah seni tentang menata ketatanegaraan. 

Baca juga : Peneliti LSI : Jika Digarap Serius, Partai Emas Bisa Raih Banyak Suara Di Pemilu 2024

“Itu sesuatu yang sangat menarik sekali yang saya pelajari ketika saya mengambil S1 Ilmu Politik di Cairo University, Mesir,” ujar Lathifa, menceritakan studinya.

Lathifa berharap para audiensnya yang hadir dalam SPJL ini, tidak antipati ke politik. "Saya harap, Kakak-Kakak hebat di sini tidak antipati dengan ide partai politik ataupun ide politik, karena semua itu adalah sebuah seni agar kita bisa menjadikan negara yang kita cintai ini lebih baik,” tambah Lathifa.

Pertanyaan yg tidak kalah penting lainnya untuk dijawab pada SPJL episode ketiga ini, terkait apa tujuannya politik itu?  Ditekankan oleh Lathifa bahwa dirinya ingin menyalurkan hobinya berorganisasi lewat wadah partai politik. Namun, banyak juga kepentingan tujuan politik yang berbeda-beda.

“Tujuan berpolitik saya, saya ingin menyalurkan hobi saya berorganisasi dan saya berorganisasi di partai politik,” ungkap Lathifa. 

Baca juga : Komisi VIII DPR Dan Kemenag Siapkan Skenario Dan Mitigasi Haji Saat Pandemi

Setelah menjawab berbagai pertanyaan itu, Lathifa berharap, mereka yang haus akan politik mendapatkan jawaban dari sumber yang valid dan dapat dipertangunggungjawabkan, salah satunya tentu melalui SPJL (Sekolah Politik Jalanan Lathifa). 

"Sehingga, informasi soal partai politik terarah dan tidak termakan hoaks," tutupnya. [REN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense