RM.id Rakyat Merdeka - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengkritik Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terkait lomba menulis bertajuk hormat bendera menurut hukum Islam.
“Tidak sesuai dengan semangat Pancasila sebagaimana diwariskan pendiri bangsa,” tegas Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : BPIP Kena Semprot Lagi
Pernyataan ini merupakan reaksi atas lomba menulis dan bernyanyi lagu nasional menjelang Hari Santri Nasional pada 22 Oktober mendatang. Sasaran pesertanya adalah para santri seluruh Indonesia. Pemenangnya diimingi hadiah uang jutaan rupiah.
Politisi yang akrab disapa Ustaz Hidayat itu menilai, kegiatan ini berpotensi kegaduhan dan terkesan kontraproduktif. Selain itu, ada kekhawatiran akan terbangun stigma jika santri tidak menyanyikan Indonesia Raya dan tidak menghormati bendera Merah Putih.
Baca juga : Perlu Tahu, Ini Beda Tiap Level PPKM
“Padahal, para santri dan ulama termasuk di antara komponen bangsa yang diakui telah berjuang menghadirkan dan mempertahankan Indonesia Merdeka dan menyelamatkan Pancasila,” katanya.
Wakil Ketua MPR ini menilai, sentimen ini bisa menghambat langkah pemerintah melawan pandemi Covid-19. Misalnya, misi Presiden Jokowi mengajak peran serta ulama dan santri untuk mengawal program vaksinasi dan protokol kesehatan.
Baca juga : Prancis 1-0 Jerman, Blunder Hummels Bikin Sakit Hati
Hidayat meminta BPIP memita maaf dan mengganti tema lomba yang menyinggung santri. Yaitu, soal hormat bendera hingga bernyani lagu nasional.
“Temanya bisa diganti, misalnya tentang jasa santri menyelamatkan Indonesia, atau peran santri memberantas korupsi, mengatasi pandemi, hingga mengokohkuatkan persatuan bangsa,” sarannya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.