Click Here

Dark/Light Mode

Bikin Lomba Tulisan “Hormat Bendera Menurut Islam”

BPIP Kena Semprot Lagi

Sabtu, 14 Agustus 2021 07:55 WIB
BPIP gelar lomba penulisan artikel bertema hormat bendera menurut Islam. (Foto: Twitter @BPIPRI)
BPIP gelar lomba penulisan artikel bertema hormat bendera menurut Islam. (Foto: Twitter @BPIPRI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kembali disorot netizen Tanah Air. Gara-garanya, lembaga yang dikomandoi Prof Yudian Wahyudi tersebut, membuat lomba tulis dengan tema yang kontroversial.

Informasi tentang lomba penulisan tersebut diposting di Twitter oleh akun @BPIPRI. “Halo #SobatPancasila,” sapa akun tersebut Rabu (11/8) lalu.

Lomba ini dibikin dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2021.

Berita Terkait : Kota-kota Di India Mulai Kendorkan Pembatasan

Akun @BPIPRI juga mengunggah poster lombanya. Poster dengan padanan warna dominan merah putih itu, sangat menarik perhatian. Karena ada tulisan yang dicetak tebal, yaitu: hadiah yang totalnya Rp 50 juta.

Siluet merah santri berpeci dengan dua bendera merah putih di atasnya jadi ikon lomba tersebut. “Dari santri untuk NKRI,” bunyi tulisan di pita yang terletak di bawah ikon tersebut.

Sementara logo BPIP di sudut kiri atas dan logo HUT RI ke-76 di kanan atas. Di bawahnya, ada tulisan Kompetisi Penulisan Artikel Tingkat Nasional.

Berita Terkait : Indomaret Dan Pekerja Berakhir Damai, KSPI Puji Kemnaker

Soal ketentuan dan syarat lomba, standar. Hampir sama seperti lomba-lomba menulis lainnya. Sementara time line-nya, untuk pengumpulan artikel dimulai dari 18 Agustus sampai 5 Oktober 2021. Pengumuman pemenangnya 20 Oktober 2021. Artikel terpilih, akan dibukukan.

Yang disorot netizen soal tema yang ditentukan untuk lomba menulis tersebut. Ada dua tema yang disebutkan: pertama, Hormat Bendera Menurut Agama Islam. Kedua, Menyanyikan Lagu Kebangsaan Menurut Hukum Islam.

Seharian kemarin, netizen ramai mengkritik tema lomba penulisan artikel BPIP tersebut. BPIP pun menjadi trending topic. Salah satu yang mengkritik yakni anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon. Melalui akun Twitternya, @fadlizon mengatakan, tema lomba menulis yang ditentukan BPIP, menunjukkan betapa dangkalnya BPIP dalam memahami Islam dan Pancasila.

Berita Terkait : Mentan Hanya Pasrah

“Ini produk Islamophobia akut dan cenderung menuduh Islam mempermasalahkan hormat bendera dan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Segeralah ganti tema agar tidak memecah belah bangsa,” sentilnya.
 Selanjutnya