RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 4.086 pemilih di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) secara fisik.
Divisi Hukum dan Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Selatan, Ferry mengatakan, temuan 4.086 pemilih belum memiliki KTP-el setelah digelar rapat koordinasi pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih Pemilu 2024.
Baca juga : Bawaslu Khawatir Pemilih Gaib
“Banyaknya pemilih yang belum memiliki identitas, rentan dimanfaatkan untuk penyalahgunaan dalam pemilu nantinya. Oleh karena itu, masalah ini jadi sorotan Bawaslu,” tegas dia.
Ferry berharap, setidaknya pada Februari 2024 mendatang, ribuan pemilih tersebut sudah melakukan perekaman data untuk pembuatan KTP-el. Sehingga, kata dia, mereka yang memenuhi syarat sebagai pemilih bisa memilih saat hari H pencoblosan nanti.
Baca juga : Prapanca Ngeluh Persija Belum Punya Stadion
“Dalam kegiatan rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih pada Jumat (16/6) lalu, kami ingin menyamakan persepsi. Terutama dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),” katanya.
Kendati demikian, kata Ferry, dari hasil pengawasan saat ini masih banyak pemilih pemula di seluruh kecamatan yang ada di wilayah itu belum terdata di dalam daftar pemilih sementara (DPS). Hal itu disebabkan karena tidak adanya perbaikan data pemilih pemula di dalam DPS.
Baca juga : KPU Kota Semarang Kudu Validasi Pemilih Manula...
Oleh sebab itu, kata dia, pihak Bawaslu melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), supaya pemilih pemula segera didaftarkan sebagai pemilih. Hal itu disebabkan karena tidak adanya perbaikan data pemilih pemula di dalam DPS.
“Alhamdulillah dari hasil temuan kami di lapangan sudah ada yang ditindaklanjuti dari beberapa pihak kecamatan,” ungkap Gus Ferry. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.