BREAKING NEWS
 

Duet Prabowo-Erick Makin Kentara

PKB: Belum Final Ah!

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : WIDIA SAPUTRA
Rabu, 26 Juli 2023 07:40 WIB
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid (kanan) dan Hanif Dhakiri menyampaikan tanggapan saat Rapat Pleno Pemenangan Pilpres dan Pileg di Kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (19/6/2023). (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Musyawarah, kata Yandri, un­tuk menyelaraskan visi-misi dan memenuhi kepentingan partai-partai dalam koalisi. “Untuk me­nyamakan atau membagi strategi pemenangan, sharing power, dan kesepakatan lain,” tuturnya.

Adsense

Diakuinya, saat ini PAN hanya fokus pada satu sosok yakni Erick sebagai Cawapres. Artinya, siapapun yang memilih Erick, PAN bakal masuk ke koalisi tersebut. “Nama kami satu, Pak Erick Thohir,” tandasnya.

Sedangkan Ketua DPP PAN, Intan Fauzi yakin, jagoannya akan dipilih sebagai Cawapres. Sebab, dalam berbagai survei, Erick di posisi teratas. Bahkan, menjadi penentu kemenangan di poros Capres manapun.

“Hasil survei Indikator Politik Indonesia terbaru, menyebut­kan jika Pak Erick digandeng Cawapres akan menentukan kemenangan. Ini menegaskan, keputusan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan dalam mendu­kung Pak Erick Thohir sudah tepat,” kata Intan, kemarin.

Baca juga : PBB Dukung Prabowo, Gerindra Pede Menangkan Pilpres 2024

Ketua Umum Perempuan Amanat Nasional (PUAN) menyarankan, Prabowo mau­pun Ganjar mempertimbang­kan baik-baik nama Erick. Di­katakan, penentuan Cawapres semakin cepat, semakin baik.

“Supaya bisa mempersiapkan pemenangan di lapangan. Paling tidak nantinya bisa lebih menin­gkatkan hati calon pemilih dan sisi lain memberikan kepastian bagi banyak sektor,” kata dia.

Untuk diketahui, Lembaga survei Indikator Politik Indonesia (IPI) merilis survei elektabilitas Cawapres di Pilpres 2024. Dari 5 nama yang dimunculkan, Men­teri BUMN, Erick Thohir unggul dengan perolehan elektabilitas sebesar 22,9 persen. Disusul Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil 20,1 persen,

Menteri Pariwisata dan Eko­nomi Kreatif, Sandiaga Uno 17,5 persen, Ketua Umum Par­tai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono 12,5 persen, dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 9,8 persen.

Baca juga : Prabowo-Erick Semobil Indonesia 1

Sebelumnya, Erick menghor­mati pihak yang mendorongnya sebagai Cawapres. Namun, dia mengaku tak mau kawin paksa dalam Pilpres 2024. Harus ada chemistry dengan Capres mau­pun koalisi partai.

Kata Erick, ada empat syarat dirinya bersedia dilamar sebagai Cawapres. Pertama, Erick ingin mengetahui koalisi dan komit­men kerja sama di dalamnya.

Kedua, Erick hanya mau mendampingi bakal Capres yang telah memiliki chemistry dengan dirinya. “Saya tidak mau jadi ba­gian yang dipaksa kawin. Jangan, nggak enak juga,” tegas Erick Per­sija Training Ground, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Sabtu (22/7).

Ketiga, Erick ingin melanjut­kan program Pemerintah Jokowi. Sebab, keberlanjutan program kunci untuk mempercepat pem­bangunan Indonesia. Keempat, Erick mengaku tidak ingin men­jadi bagian dari pemerintahan yang hanya mengejar kekuasaan dan tidak ada hasil kerjanya buat bangsa dan negara.

Baca juga : Prabowo-Erick Makin Lengket

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 26/7/2023 dengan judul Duet Prabowo-Erick Makin Kentara, PKB: Belum Final Ah!

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense