Sebelumnya
Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mencatat, ada empat tokoh yang cocok sebagai duet Prabowo. Masing-masing, punya kekuatan dan kelemahan elektoral.
Pertama, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya, sosok Ketua Umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama itu satu-satunya calon perempuan. Sementara jumlah pemilih perempuan sekitar 50 persen dari total pemilih di Pemilu 2024.
Khofifah juga kental sekali nuansa NU. Total komunitas NU kini 52 persen. Kelebihan lain, dia Gubernur Jawa Timur. Provinsi itu kantong suara yang sangat menentukan kemenangan.Yang bisa menang telak di Jawa Timur, besar pula kontribusinya untuk menang di seluruh Indonesia.
Baca juga : Prabowo-Gibran Langsung Mencuat
"Kelemahan Khofifah, pemilihnya terkonsentrasi di Jawa Timur saja. Pamor Khofifah kurang meluas secara nasional," beber Denny kepada Rakyat Merdeka.
Kedua, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Kekuatan Gibran, satu-satunya calon dari generasi milenial yang lahir setelah 1982. Total pemilih generasi milenial berdasarkan survei LSI Denny JA, September 2023, sekitar 48 persen. Ini jumlah yang banyak sekali, yang potensial bisa diambil oleh Gibran.
Gibran, lanjutnya, juga punya efek Jokowi yang paling besar. Sementara Jokowi sekarang sangat populer. Tingkat kepuasan publik pada Jokowi (approval rating) konsisten di angka 70-80 persen.
Baca juga : Peneliti: Jika Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Anies Yang Diuntungkan
Selain itu, putra sulung Presiden Jokowi ini juga kuat di Jawa Tengah. Dia satu-satunya Cawapres yang bisa mengimbangi Ganjar di kandang Banteng. Jika suara Ganjar bisa diturunkan di sana, maka suara Ganjar di seluruh Indonesia bisa dikurangi.
Sementara, kelemahan Gibran adalah resistensi padanya keras sekali di kalangan terpelajar. Hal itu berkaitan dengan isu dinasti politik. Juga berkaitan dengan usia, pengalamannya yang dianggap belum berada pada level pemimpin nasional.
Ketiga, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, memiliki partai terbesar kedua. Posisinya sebagai Menko Perekonomian sangat fasih dengan persoalan ekonomi. Hal yang saat ini dianggap publik luas sebagai isu paling penting.
Baca juga : Projo Akan Deklarasi Dukung Prabowo Sebagai Capres Sore Ini
"Dibandingkan dengan Cawapres Muhaimin dan Mahfud, Airlangga menjadi antitesa yang hebat, jika isu ekonomi yang ditonjolkan. Kelemahan dari Airlangga, dia rawan dengan isu yang bisa digoreng lawan-lawan politiknya," ungkapnya.
Keempat, Menteri BUMN Erick Tohir. Sebagaimana Airlangga, Erick juga fasih dengan isu-isu ekonomi. Demikian juga di sektor bisnis dan usaha.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu 21/10/2023 dengan judul Teknokrat + Ekonom, Prabowo-Airlangga Duet Oke
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.