RM.id Rakyat Merdeka - Pilgub DKI Jakarta yang akan digelar akhir tahun ini, akan sangat sengit dan diprediksi akan memunculkan pertarungan Pilpres jilid II. Soalnya, Koalisi Indonesia Maju (KIM) dikabarkan sudah sepakat menjagokan Ridwan Kamil. Sementara Koalisi Perubahan diprediksi akan kembali mengusung Anies Baswedan.
KIM merupakan parpol pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming di Pilpres 2024. KIM terdiri dari Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat ditambah parpol non parlemen (PSI, Gelora, PBB). Sedangkan Koalisi Perubahan adalah parpol pendukung pasangan capres-cawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Koalisi ini terdiri dari 3 parpol, yakni NasDem, PKB dan PKS.
Di Pilgub Jakarta, PKB sebagai bagian dari Koalisi Perubahan sudah mendeklarasikan dukungan kepada Anies untuk maju sebagai calon gubernur. Anies pun sudah menerima dukungan dari PKB tersebut. Sementara PKS dan NasDem hinggasaat ini belum memberikan dukungan. Namun, kedua parpol ini sudah memsaat ini belum memberikan dukungan. berikan sinyal akan mengusung Anies di Pilgub Jakarta, November ini.
Bagaimana dengan KIM? Pekan lalu, Partai Gerindra sebagai bagian dari KIM sudah memutuskan untuk mengusung Ridwan Kamil sebagai cagub Jakarta. Dukungan itu diberikan, usai Emil-sapaan Ridwan Kamil dipanggil Ketum Partai Gerindra yang juga Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Baca juga : Judol Hisap Duit Rakyat
"Soal posisi Kang Emil itu sudah Gerindra putuskan dan diberikan rekomendasi untuk maju di Pilgub Jakarta," ujar Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco (4/6).
Dasco optimis, partai lain di KIM akan sama-sama mengusung Emil di Pilgub Jakarta. Menurut Dasco, ini hanya tinggal menunggu momentum saja bagi KIM untuk sama-sama mengusung Emil.
Apa yang disampaikan Dasco, dibenarkan juga oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Kata dia, KIM sepakat mengusung mantan Gubernur Jawa Barat itu, untuk maju di Pilkada DKI Jakarta. Kesepakatan ini diputuskan usai ketua umum parpol KIM bertemu Presiden Jokowi, akhir Mei lalu.
"Jawabannya semua setuju (Ridwan Kamil maju Jakarta)," kata politisi yang akrab disapa Zulhas itu, di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/6/2024).
Baca juga : PKB Bakal Panen Simpati
Zulhas menuturkan, forum pertemuan itu baru sebatas membahas nama Calon Gubernur. Untuk posisi cawagub belum diputuskan. Padahal, Zul mengaku sempat bertanya kepada Presiden mengenai peluang Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep berduet dengan Ridwan Kamil.
"Jawaban Presiden jangan. Namun kan partai-partai perlu. Perlu apa? Agar bisa menang," jelas Menteri Perdagangan itu.
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan partainya menyiapkan Emil untuk mengikuti Pilkada 2024. Termasuk maju di Pilkada DKI Jakarta untuk melawan Anies.
"Ya, pokoknya Ridwan Kamil dipersiapkan untuk melawan siapapun lawannya," kata Airlangga, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/6/2024).
Baca juga : Tahun Ini, 13.800 Pekerja Kena PHK Lagi
Akan tetapi, Airlangga belum mau memastikan apakah Golkar akan segera memberikan tiket kepada Emil untuk maju di Pilkada DKI. Saat ini, Golkar masih terus memantau elektabilitas eks Wali Kota Bandung itu, jika turun gunung di Pilkada Jakarta.
"Ridwan Kamil tidak lepas, masih dipegangin sama Golkar," ujar Menko Perekonomian itu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.