Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nasib Dallas Mavericks di Final Liga Bola Basket Amerika (NBA) 2023-2024 berada di ujung tanduk. Satu kekalahan lagi membuat mereka harus merelakan gelar jadi miliki Boston Celtics. Tapi, Mavericks enggan menyerah.
Hingga gim ketiga yang digelar di American Airlines Center, Dallas, Texas, Kamis (13/6/2024), Mavericks atau Mavs tertinggal 0-3. Sepanjang sejarah, belum ada tim NBA yang mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal sejauh itu dalam sistem š£š¦š“šµ-š°š§-š“š¦š·š¦šÆ.
Tapi, bintang andalan Mavs, Luka Doncic, menolak menyerah.
Pemain asal Slovenia itu optimis, timnya bisa memaksakan laga Final NBA musim ini dimainkan hingga gim ketujuh. Doncic berkaca pada apa yang dilakukan timnya di babak reguler NBA. Di mana timnya pernah berada dalam momen terpuruk, tapi bisa bangkit lagi.
“Kami kalah beruntun beberapa kali. Tapi bangkit. Saya pikir itu yang membuat kami bisa memiliki rekor 17-2 untuk lolos ke babak Playoffs,” kata Doncic, dilansir dari Associated Press, kemarin.
Baca juga : Prabowo Bersinar Di Luar Negeri
Dia menyadari, timnya melakukan itu di musim reguler. Namun, di titik krusial dan terjepit itulah Mavs mampu bersatu dan kekompakan tim meningkat. Tim satu sama lain berdiskusi di ruang ganti, dan memiliki keyakinan bisa melakukannya.
“Kami harus dan akan selalu optimis sampai semua benar-benar berakhir,” tegasnya.
Di kesempatan terpisah, Power Forward Celtics Jayson Tatum tidak mau jumawa, meski timnya hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara. Tatum tidak mau terlalu cepat bergembira jika timnya belum bisa mengamankan empat kemenangan.
“Kami hanya ingin mengatakan, berapapun waktu yang dibutuhkan, tidak ada kata santai dan berpuas diri dengan hasil ini,” kata Tatum.
Sebelumnya, pemain asal AS itu telah merasakan dua Final NBA. Dan semuanya berakhir dengan kekalahan. Makanya, dia mau belajar dari kesalahan tersebut. Dia bilang, timnya telah belajar dari kesalahan dan berhasil Melewati masa-masa sulit tersebut. Sehingga, mereka bisa lebih tangguh secara mental.
Baca juga : Para Menteri Protes Ke Sri Mul
“Sejak kekalahan itu, kami berkembang. Jika mau juara, kami harus tangguh menghadapi kegagalan. Kami menunjukkannya,” katanya.
Analis NBA Brian Windhorst menyebut, sulit bagi Mavs bangkit dari kekalahan dan membalikkan keadaan. Dia menyebut, Mavs memiliki kelemahan yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Celtics. Kelemahan itu, kata dia, justru ada pada Doncic. Padahal, selama ini dia selalu jadi andalan. Terutama saat bertahan.
“Dia adalah lubang di lapangan, Celtics menyerangnya. Mereka bisa unggul karena menyerang kelemahan tersebut,” teagas Windhorst.
Dia juga mengkritik Doncic yang kerap memprotes keputsan wasit di momen-momen tertentu. Padahal, menurutnya itu justru malah berbalik merugikan tim.
“Dia merugikan timnya karena cara dia memperlakukan para ofisial pertandingan,” katanya.
Baca juga : Jokowi Ingin Koalisi Selalu Satu Suara
Kedua tim bertemu kembali untuk gim keempat yang digelar pagi ini WIB. Mavs kembali jadi tuan rumah di laga kali ini.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 15 Juni 2024 dengan judul Gim 4 Final NBA 2023-2024, Mavericks Di Ujung Tanduk
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya