RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum DPW PKS Riau Hendry Munief meyakinkan partainya siap jadi nomor satu di Pemilihan Bupati (Pilbup) Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau. Katanya, PKS telah menyiapkan kader terbaik sebagai bakal calon Bupati Inhu. Kader itu siap menghadapi Rezita. Rezita adalah istri Bupati Inhu, Yopi Arianto.
“Setelah rapat PKS Riau dan PKS Indragiri Hulu, maka kami menyepakati Pilkada Inhu, Insya Allah PKS siap memajukan kader terbaiknya, Rizal Zamzami alias Ferry Gasper untuk kita usung sebagai Bacakada Bupati Inhu ke depan,” ungkapnya dalam situs partai, kemarin.
Baca juga : Maju Pilbup Sleman, Istri Bupati Bantah Dinasti Politik
Sejauh ini, kata Hendry, PKS sudah berkomunikasi politik dengan PKB. Kedua partai, sebut dia, sepakat membangun koalisi, kemudian pembicaraan selanjutnya akan merujuk pada hasil survei. “Terkait dengan kesepakatan kita dengan PKB yang sifatnya informal, tentu saja tetap akan jadi satu komitmen dan akan kita jaga. Komitmen kita akan ada survei, kita tunggu hasil survei dalam beberapa hari ke depan. Insya Allah nanti kita lihat hasilnya,”ujarnya, kemarin.
Dia meyakini, Rizal Zami zami hingga saat ini masih punya daya tawar tinggi. Hal ini akan terbukti dari survei internal. “Kami yakin Pak Rizal Zamzami akan sangat tinggi surveinya dan Insya Allah sangat layak menjadi nomor satu,” sambungnya.
Baca juga : BKSDA Jambi Amankan Burung Gelatik Batu Di Toilet Bus
Dikatakannya, PKS terbuka kepada siapa pun untuk membangun komunikasi. Walaupun hanya dengan perahu PKS dan PKB saja sudah cukup syarat untuk berlaya. Kedua partai ini masing-masing memiliki empat kursi. “Tentu kami tetap membangun komunikasi kepada semua pihak, baik kandidat telah berkomunikasi, karena banyak sekali sudah mendaftar ke PKS, maupun partai yang belum menentukan pasangan calon dan belum menentukan koalisi, kami sangat terbuka,” terangnya.
Ketua DPW PKS Riau itu meminta kepada PKS Inhu untuk segera membangun komunikasi agar terbuka dan menyampaikan kesiapan PKS menjadi nomor satu di Pilkada Indragiri Hulu. PKB memiliki 4 kursi di DPRD Inhu, dan PKS empat kursi. Adapun total kursi DPRD Inhu adalah 40 kursi. Syarat mengajukan paslon adalah 20 persen dari jumlah total kursi. Artinya, dengan modal 8 kursi, PKS dan PKB sudah bisa masuk gelanggang pilkada dan menantang pasangan Rezita Meylani-Junaedi Rahmar.
Baca juga : Gagas Energi Bagikan Sembako Untuk Pelanggan Gasku Di Batam
Pasangan Rezita-Junaedi sudah mendapatkan dukungan dari Nasdem dan Golkar. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar Riau, Ikhsan menjelaskan, partainya mengusung Rezita tidak melihat dari sisi dinasti politiknya, hanya saja melihat dari layak atau tidaknya calon. “Pertimbangan kita tidak melihat harus anak Bupati dan istri Bupati, melainkan pertimbangan Golkar melihat elektabilitas dan layaknya bakal calon diusung,” ujarnya. Menurut Ikhsan di Golkar tidak ada pertimbangan dinasti politik, semuanya berdasarkan pertimbangan untuk peluang bisa menang saat Pilkada. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.