RM.id Rakyat Merdeka - Selangkah lagi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mendukung pencalonan Nina Agustina Da’i Bachtiar di Pilkada Indramayu 2020. Tapi, dukungan kepada putri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar ini masih menunggu pembentukan koalisi dengan partai lain.
Saat ini, DPP PDI Perjuangan belum secara resmi merekomendasikan Nina Agustina untuk maju sebagai calon Bupati Indramayu. Hal ini dikarenakan, partai banteng pimpinan Megawati Soekarnoputri ini masih menunggu pembentukan koalisi lebih dahulu dengan partai lain.
Jika cuma PDIP yang mengusung, maka syarat dukungan kurang. Pasalnya, PDIP hanya memiliki 7 kursi di DPRD Indramayu. Sedangkan syarat untuk mengusung pasangan calon adalah 10 kursi.
“Kami sadar, PDI Perjuangan masih kurang cukup syarat, yaitu 10 kursi. Jadi, kita masih me nunggu pembentukan koalisi dulu,” kata Ketua PDIP Indramayu, Sirojudin, kemarin.
Baca juga : DPR Dukung Produksi Vaksin Covid-19 Karya Anak Bangsa
Sirojudin mengaku, sampai saat ini pihaknya masih melakukan komunikasi politik dengan partai lainnya guna dipasangkan dengan Nina Agustina Da’i Bachtiar.
Sejauh ini, jelas Wakil Ketua DPRD Indramayu ini, baru Partai Gerindra yang sudah final akan mendampingi DPIP di Pilkada Indramayu 2020. “Yang sudah clear baru Gerindra,” ujarnya.
Sirojudin menyebutkan tidak menutup kemungkinan PDIP akan berkoalisi dengan partai lain karena jadwal pendaftaran pasangan calon masih panjang. Yakni, akan digelar 4-6 Sep tember 2020.
Sejauh ini, PDIP fleksibel dan menerima siapapun ingin bergabung untuk koalisi. Meski demikian, lanjut Sirojudin, pihaknya belum bisa membeberikan siapa pasangan bakal calon akan diusung. Semua kewenangan, sebut Sirojudin, berada di tangan DPP PDIP, termasuk menentukan rekomendasi pasangan calon.
Baca juga : Mentan SYL Panen Bawang Merah Di Bantaeng
“Kita hanya menjaring kalau rekomendasi itu kewenangannya DPP. Jadi apapun diperintahkan DPP PDIP, baik berkoalisi dengan partai manapun siapapun calonnya akan kami kawal dengn baik,” jelasnya.
Sekretaris PDIP Indramayu, Sahali menyebutkan telah merencanakan pengumuman pembentukan koalisi untuk Pilkada Indramayu 2020 pada akhir Agustus nanti. Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu kesepakatan koalisi partai di tingkat DPP. “Kalau koalisi di tingkat DPPnya sudah fix pasti akan kita umumkan,” ujarnya.
Berdasarkan rumor beredar di masyarakat, PDIP kemungkinan akan berkoalisi dengan Gerindra dan Nasdem. Hal ini mengingat ketiganya belum memutuskan langkah akan bergabung dalam “Koalisi Perubahan” yang sudah terbentuk atau membangun koalisi baru.
Sahali menjelaskan, PDIP siap berkoalisi dengan partai manapun, termasuk di luar ketiga partai dirumorkan itu. Komunikasi politik pun, lanjut Sahali, sudah sering dilakukan kepada semua partai.
Baca juga : Dorong Pengembangan Kendaraan Listrik, Kemenperin Genjot Investasi Baterai
Karena itu, dia meminta masyarakat bersabar menunggu kepastian pembentukan koalisi dari PDI Perjuangan. Pada Pilkada 2020, ditegaskan Sahali, PDIP berkomitmen membangun perubahan lebih baik bagi Kabupaten Indramayu.
“Karena platfrom PDIP 2020 berbicara perubahan. Bagi siapapun parpol bersepakat perubahan ya ayo kita ajak bersama-sama termasuk terakhir kita komunikasi dengan PKS secara organisasi,” tutupnya. [EDY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.