Sebelumnya
Di Pakistan, Perdana Menteri Imran Khan digulingkan dari jabatannya, Minggu, 10 April 2022. Inflasi melesat, penanganan ekonomi dinilai kurang tepat. Mitra koalisi meninggalkannya.
Sri Lanka sama saja. Krisis ekonomi berdampak ke politik. Utang membengkak, cadangan devisa menipis. Di Peru, enam orang tewas dalam sebuah aksi demo yang dipicu kenaikan harga BBM. Beberapa negara juga dihantui krisis.
Baca juga : "Tak Percaya Ucapan Sendiri"
Saat ini, Indonesia relatif sudah bisa bernafas sedikit lega. Angka Covid-19 menurun. Ekonomi mulai bangkit lagi. Rakyat kembali beraktivitas. Manfaatkan ini dengan baik. Jalan lurus ini mestinya dijaga. Jangan berbelok belok.
Jangan ada kepentingan politik, dari mana pun, untuk menjadikan momentum yang baik ini sebagai alasan untuk mencoba-coba. Apalagi melenceng jauh dari rel perbaikan ekonomi.
Baca juga : Menghukum Koruptor
Ibarat sepak bola, pemerintah perlu menata kembali taktik dan strateginya. Atau, mengubah formasi pemainnya. Terutama yang cedera atau yang melakukan gol bunuh diri.
Dua tahun menjelang Pemilu, Indonesia perlu berlari kencang di jalan yang lurus. Gigi tiga atau empat. Jangan tersesat atau nabrak pohon hanya karena tergoda menengok kiri-kanan. Lurus saja.
Baca juga : Jangan Lagi Ada Ironi
Semoga tantangan-tantangan berat bisa dilewati dalam setahun dua tahun ini. Jangan gaduh, karena bisa memecah fokus. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.