RM.id Rakyat Merdeka - Teroris di Papua kembali berulah dan semakin brutal. Senin (5/8/2024) lalu, mereka membunuh pilot helikopter asal Selandia Baru, Glen Malcolm Conning. Kejinya lagi, mereka lalu memasukkan pilot tersebut ke dalam helikopter dan membakarnya.
Perbuatan keji ini jelas tidak boleh didiamkan. Para teroris tersebut harus ditumpas. Pemerintah harus segera melakukan tindakan tegas untuk memburu dan menangkap para teroris yang meresahkan tersebut. Bila perlu, turunkan pasukan terbaik dan jumlah yang cukup agar bisa menangkap semua anggota teroris tersebut.
Selama ini, teroris di Papua sudah sering berulah. Tidak semua wilayah Papua memang. Tetapi, beberapa titik tanah Papua yang menjadi area perebutan kekuasaan dan kekayaan alam. Entahlah siapa yang bermain di balik "proyek" konflik tersebut.
Baca juga : Menyingkirkan “Anak Macan” dalam Pilkada
Dalam menangani ini, Pemerintah berkali-kali meningkatkan pengamanan di Papua. Personel yang berjaga juga sering ditambah. Namun, para teroris itu juga pintar dalam berstrategi. Mereka bersembunyi di hutan. Saat penjagaan lengah, mereka menyerang.
Serangan mereka sangat brutal. Mulai dari ke pos pengamanan, bandara, pasar, sampai sarana kesehatan juga diserang. Sudah banyak korban yang berjatuhan, baik dari aparat maupun masyarakat sipil.
Kini, korban jatuh kembali. Dan yang membuat kita terluka, juga malu, korbannya adalah warga negara asing. Untuk itu, Pemerintah dan aparat harus tegas dalam bertindak. Jangan sampai jatuh korban lagi di kemudian hari.
Baca juga : Membatasi BBM atau Naikkan Harga
Selain dengan menerjunkan kekuatan militer terbaik, juga harus ada soft approach ke masyarakat Papua. Para pemimpin dan elite Jakarta bisa mengambil pelajaran dari kesuksesan merangkul Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Sebelumnya, Aceh menjadi daerah operasi militer (DOM). Selama bertahun-tahun Aceh menjadi battle ground antara TNI dengan milisi GAM. Banyak korban jiwa akibat perang tersebut. Anggaran yang dikeluarkan juga amat besar.
Berkat soft approach melalui perjanjian damai di Helsinki, konflik itu berakhir. Artinya, perundingan dengan para pemuka gerakan sangat penting. Kita berharap, masalah teroris di Papua juga segera selesai seperti di Aceh.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.