BREAKING NEWS
 

Perang Politik dan Kedewasaan

Reporter & Editor :
BUDI RAHMAN HAKIM
Senin, 20 Januari 2020 06:20 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM

RM.id  Rakyat Merdeka - Suhu politik terus panas. Gesekan-gesekan akibat perbedaan keyakinan politik menjadi sebab utama semakin memanasnya situasi. Perbedaan politik ini menjadi sangat mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara karena semua bermain dengan hati.

Perbedaan idola sebenarnya lumrah dalam jagat politik. Sebuah keniscayaan dalam negara berdemokrasi. Justru karena keniscayaan makanya masing masing individu pemilih di negeri ini sudah harus bisa lebih rileks dalam menyikapi perbedaan pandangan, pilihan politik.

Baca juga : Mengawal Penegakan Hukum

Kita miris kalau cara penyikapan anak-anak bangsa kita begitu emosionalnya terhadap perbedaan. Seperti memilih keyakinan agama saja. Perbedaan yang telah merusak jalinan persaudaran yang diikat dalam keluarga, pertemanan, persahabatan, dan kekerabatan.

Adsense

grup-grup sosial media isinya saling sindir, saling serang, dan saling block. Inilah bahaya pilihan politik cuma mengeras dalam dua kutub.

Baca juga : Moralitas Panitia Pemilu

Kita berharap, semua ini kembali pulih dari luka perbedaan yang mengeras. Tidak ada lagi gesekan-gesekan yang memanaskan relasi sesama anak bangsa.

Kontestasi yang berujung konflik ini tidak berujung dendam kesumat. Tidak berkepanjangan lagi. Indikator kedewasaan berdemokrasi diukur dari seberapa cepat bangsa ini pulih dari perbedaan karena preferensi politik.

Baca juga : Presidennya Warganet

Kita berharap ini terjadi dalam tubuh bangsa ini. Perang politik melalui jalur udara dan darat tidak meluluh lantakkan jalinan persaudaraan berbangsa dan bernegara. Ini semua harus dimulai dengan keteladanan elit yang jadi peserta kontestasi politik.

Merekalah yang harus mempelopori recovery. Segera move on dan melakukan kerja membangun masa depan Indonesia hebat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense