RM.id Rakyat Merdeka - Rasa putus asa dirasakan Lewis Hamilton. Apapun yang dilakukan Mercedes untuk meningkatkan W13, tak membantunya mencapai kemajuan.
Dua sesi latihan bebas telah dirampungkan Hamilton. Posisi ketujuh pada FP1, sedangkan melorot ke urutan ke-13 dalam FP2. Bahkan, Hamilton lebih lambat 1,5 detik dari pebalap Ferrari, Charles Leclerc, yang keluar sebagai tercepat.
Meski baru latihan bebas, The Silver Arrows dilanda kekhawatiran. Bagaimana tidak? Mercedes masih bergelut dengan masalah porpoising yang mendera W13.
Baca juga : BPIP Ajak Masyarakat Buat Konten Positif
Kian sulit mengatasinya, karena bisa berimbas terhadap performa.
Saat ini, fokus tim adalah mencoba menemukan set-up tepat guna meredam problem, sembari berharap kinerja Hamilton dan George Russel tidak terkena dampaknya.
Tapi, Hamilton mengaku, upaya dilakukan Mercedes tidak menghasilkan tanda-tanda perbaikan atau peningkatan. “Kami membuat beberapa perubahan saat jalani FP2. FP1 lebih baik. FP2 akhirnya sedikit lebih sulit bagi saya. Saya tidak tahu. Mobilnya sulit (dikemudikan). Itulah hal tersuli,” aku Hamilton di Albert Park, kemarin.
Baca juga : BG: Penyesuaian Harga BBM Untuk Jamin Pasokan
Tak bisa berbuat apa-apa, Hamilton pun hanya bisa pasrah menerima fakta, bahwa kecepatan Mercedes sekarang merupakan hal yang harus dihadapinya akhir pekan Grand Prix Australia.
“Tidak banyak dapat kami lakukan,” ucapnya. “Itulah hal yang membuat frustrasi. Anda mencoba untuk menekan, Anda mencoba mengejar. Bahkan, ketika Anda melakukan lap yang layak, jaraknya 1,2 detik. Itu sulit.”
Sementara rekan setim George Russell, menilai, porpoising dialaminya di Albert Park adalah yang terburuk sejauh ini. Tetapi, sang pebalap berusaha berpikir positif.
Baca juga : IKN Nusantara Didesain Tahan Pandemi
“Porpoising kami sangat buruk,” ucapnya setelah menempati P11 pada sesi latihan bebas kedua. “Ini mungkin paling parah, yang pernah saya alami. Tapi, kami harus terus menggali data dan memahaminya,” tutupnya. [KW]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.