Dark/Light Mode

Antara Hijriyah Dan Masehi

Selasa, 15 Maret 2022 06:45 WIB
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA
Tausiah Politik

RM.id  Rakyat Merdeka - Kata Hijrah berasa dari kata hajara-yahjuru berarti memutuskan, meninggalkan, berpisah. Kata hajara dalam berbagai bentuknya terulang sebanyak 31 kali di dalam Al-Qur’an. Penggunaan kata hijrah dalam Al-Qur’an memiliki tiga pengertian: Pertama, hijrah secara fisik seperti disebutkan dalam ayat: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikit pun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah.”. (Q.S. Al-Anfal/8:72).

Baca juga : Suara Azan (2)

Beberapa ayat lain juga mengisyaratkan pengertian yang sama.

Baca juga : Suara Azan (1)

Kedua, hijrah juga berarti melakukan pemisahan secara psikis, sungguhpun masih tetap berdekatan secara fisik, seperti diungkapkan dalam ayat: “Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik”. (Q.S. Al-Muzzammil/73:10).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.