Dewan Pers

Dark/Light Mode

Formula 1, Bottas Bilang Hamilton Masih Teratas

Jumat, 18 Maret 2022 07:08 WIB
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton. (Foto : F1)
Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton. (Foto : F1)

RM.id  Rakyat Merdeka - Valtteri Bottas yakin, mantan rekannya di Mercedes F1, Lewis Hamilton akan kian sulit dikalahkan musim ini. Hal ini merujuk pada pengalamannya.

Kedua pebalap jadi kolega selama lima musim hingga pebalap Finlandia itu menerima pinangan Alfa Romeo. Berteman dan bermusuhan selama itu tentu saja, Bottas sangat mengenal Hamilton.

Mereka bertarung di grid membawa bendera Mercedes dalam 100 balapan. Pria 32 tahun itu hanya menang 10 kali, sedangkan juara dunia F1 7 kali mengoleksi kesuksesan lima kali lipat.

Berita Terkait : Formula 1, Mercedes Butuh Empat Race Lagi

Rasio perbandingan podium 58:78, pole position 20:42 dan fastest lap 18:28. Mulai musim 2022, Bottas mengemudi mobil Alfa Romeo yang selama ini sulit menandingi Mercedes.

Namun, di grid depan masih ada Max Verstappen, juara bertahan F1, yang pastinya membuat Hamilton pusing tujuh keliling.

Ditambah lagi, George Russell, pilot anyar Mercedes yang sudah membuktikan kapasitasnya musim lalu. Para pebalap Ferrari, Charles Leclerc dan Carlos Sainz pun mulai bangkit setelah mengemudi F1-75.

Berita Terkait : Tetap Semangat Meski Tersakiti

Setali tiga uang dengan pilot Mclaren, Lando Norris. Kendati beberapa pebalap muda menebar ancaman, Bottas yakin Hamilton tetap akan jadi yang terbaik.

“Saya ragu dia akan bisa dikalahkan. Ya kemungkinan selalu ada, tapi…,” ujarnya kepada GP Racing.

"Ketika saya tiba di Mercedes, saya bertekad mengalahkan Lewis. Lima tahun kemudian, saya masih belum berhasil,” ujarnya.

Berita Terkait : Tekuk Arema 2-1, Maung Bandung Masih Pede Kejar Juara Liga 1

Dari pebalap veteran itu, Bottas belajar banyak hal. Salah satunya konsistensi. Ini kunci utama dapat mempertahankan titel selama 7 tahun.

“Seberapa konsisten dia, terutama saat balapan, itu sangat impresif. Sungguh senang mengetahui itu di hari bagus, di mana saya bisa mengalahkan setiap orang. Saya juga menerima kenyataan kalau konsistensi Lewis di level berbeda, “ paparnya. [KW]