Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
%
Ganjar & Mahfud
Waktu |

IKN Nusantara Didesain Tahan Pandemi

Jumat, 25 Maret 2022 20:44 WIB
Desain Istana Presiden di IKN Nusantara (Foto: Istimewa)
Desain Istana Presiden di IKN Nusantara (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur tidak hanya didesain sebagai kota modern, hijau, dan canggih. IKN Nusantara juga didesain untuk siap menghadapi pandemi jika kemungkinan terjadi lagi di masa mendatang.

Demikian disampaikan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan. “Desain IKN Nusantara juga mengambil berbagai pelajaran dari pandemi Covid-19. Kota yang tidak saja hijau, sehat, dan berteknologi tinggi, tapi sekaligus siap menghadapi pandemi," kata BG, sapaan akrab Budi Gunawan, seperti dikutip Antara, Jumat (25/3).

Baca juga : Sore Ini, Garuda Nusantara Lawan Timnas Korsel U-19

Menurut mantan Wakapolri ini, bila sebagian orang memandang IKN belum saatnya dibangun karena sedang pandemi, hal tersebut keliru. Kata dia, justru saat ini waktu yang tepat bagi Indonesia membangun IKN sebagai contoh kota yang tangguh menghadapi pandemi.

Kata BG, dalam dua tahun terakhir, berbagai literatur tentang pandemic resilient cities banyak dipublikasikan, karena dipandang sebagai salah satu tantangan masa depan dunia. Dia menjelaskan, desain kota yang tangguh terhadap bencana dan wabah akan melengkapi sistem ketahanan nasional dalam bidang kesehatan.

Baca juga : Tangguh Melawan Wabah Tangguh Hadapi Bencana

Selain itu, pembangunan dan pengembangan kemandirian produksi vaksin, obat-obatan, dan peralatan serta memperkuat surveillances system, forecasting and analytics sebagai bagian dari pengembangan medical intelligence. “Kemampuan sebuah bangsa untuk survive ditentukan oleh kemampuannya mengambil pelajaran dari setiap tragedi. Apakah kita akan mengabaikan begitu saja Covid-19, padahal telah tercatat sebagai peristiwa yang paling mengubah dunia secara merata sejauh ini," ucap BG.

Pemerintah terus memperlonggar pembatasan sosial, termasuk mencabut larangan mudik Lebaran 2022 dan karantina bagi pendatang luar negeri. Indonesia mengikuti langkah banyak negara, memilih hidup berdampingan dengan virus Corona. "Indonesia menjalankan skenario menuju transisi pandemi menjadi endemi, alias hidup normal baru," ujar BG.

Baca juga : Forum B20 Pasang PLTS Di 10 Desa Binaan Pertamina

Dia melanjutkan, hidup di era normal baru berarti mengadopsi praktik mitigasi risiko penyebaran virus sebagai kebiasaan atau etika sosial baru. Rutin vaksin, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, harus dipandang sebagai wujud tenggang rasa dan tanggung jawab sosial menjaga diri dan orang lain dari paparan virus. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.