BREAKING NEWS
 

Disuap Jam Rolex, Sir AlexTersangka Match Fixing

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Minggu, 20 Oktober 2019 09:43 WIB
Sir Alex Ferguson. (Foto : twitter@mirror_football)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sir Alex Ferguson diklaim pernah terlibat kasus pengaturan skor saat melatih Manchester United. Pengaturan skor diklaim terjadi saat melawan Juventus.

Adalah Giuseppe “Pino” Pagliara yang mengatakannya. Pagliara sendiri kini sedang diddili karena kasus suap bersama agen sepakbola Dax Price dan mantan asisten Barnsley Tommy Wright, yang diungkap lewat laporan investigasi Telegraph 2016.

Di pengadilan Southwark, London, Kamis (17/10) waktu setempat, Pagliara mengatakan Ferguson pernah terlibat pengaturan skor. Manajer yang mempersembahkan 13 trofi Premier League dan dua Liga Champions itu disebut ‘bermain’ di Liga Champions.

Baca juga : Digarap Jadi Tersangka, Imam Nahrawi Siap Jalani Takdir

Dilansir Sportbible, Ferguson terlibat match fixing di pertanding an MU vs Juventus, na mun tidak dirinci kapan laga tersebut digelar. Sebagai imbalannya, pelatih yang menemukan bakat Cristiano Ronaldo itu dibayar dengan jam rolex emas seharga 30 ribu poundsterling atau Rp 545 juta.

Adsense

Tak cuma match fixing, Ferguson juga disebut menerima uang dari agen dari transfer pemain. Namun, tidak ada bukti atas tuduhan itu sejauh ini. Klaim-klaim itu berasal dari percakapan yang direkam secara diam-diam yang dilakukan Pagliara dengan jurnalis yang menyamar, Claire Newell, di Manchester pada Juni 2016.

Newell menggunakan nama palsu Claire Taylor dan meyakinkan Pagliara bahwa ia bekerja untuk Meirana, sebuah firma olahraga palsu. Pengadilan yang dihadiri oleh Pugliara ini pernah menyangkut mantan pelatih Timnas Inggris, Sam Allardyce.

Baca juga : Real Madrid Terjungkal, Juventus Seri

Karena masalah inilah Allardyce memutuskan mundur dari jabatannya meski baru diangkat sebagai pelatih dua bulan sebelumnya. Selain itu, Pagliara juga menu- ding Sir Alex telah meng ambil sebagian uang dari kese pakatan transfer. “Dia mengklaim bahwa dirinya telah membayar Ferguson,” lanjut jaksa.

Tidak hanya itu, Ferguson juga diklaim telah membuka rekening bank di Swiss dengan jumlah yang sangat besar. Pagliara juga menuduh pelatih Inter Milan, Antonio Conte, untuk kasus yang serupa. Dia mengaku sering bernegosiasi di belakang layar bersama Conte untuk mempermulus transfer pemain yang diinginkan saat masih melatih Chelsea dulu.

“Anda harus memiliki rekening di luar negeri dan di sana kami melakukannya. Sebagai contoh Antonio Conte berkedip ke arah kami dan berkata, ‘Ya, saya menginginkan pemain itu, apakah ada sedikit kopi untuk saya Pino?’,” tambahnya.

Baca juga : Demo Anarkis Jayapura, Polisi Tetapkan 28 Tersangka

“Ya, itulah yang akan dia katakan: ya tentu saja itu ada dan sekarang saya juga menegosiasikan segelas kopi dan kami tidak sedang membicarakan double espresso,” tuturnya. [KW]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense