BREAKING NEWS
 

Latihan Jelang Piala Thomas-Uber, Jojo Cs Terkendala Shuttlecock Tidak Normal

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Kamis, 25 April 2024 17:18 WIB
Jonatan Christie. (Foto : Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia menggelar latihan perdana di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium hari Kamis (25/4) siang. Shuttlecock tidak normal jadi kendala saat latihan.

Latihan selama kurang lebih 3,5 jam itu dimanfaatkan skuad Merah-Putih untuk beradaptasi dan pengembalian kondisi.

Saat latihan, Jonatan Christie merasakan ada yang tidak normal pada shuttlecock yang digunakan.

"Shuttlecock yang kami coba di latihan hari ini, yang dikatakan panitia adalah shuttlecock yang akan digunakan di pertandingan, menurut saya lajunya terlalu kencang dan kencangnya berlebihan," jelas Jonatan kepada Humas PBSI, Kamis (25/4).

Baca juga : Jojo Cs Gendong Tim Garuda

"Memang ada shuttlecock yang kencang tapi tidak sekencang ini juga. Itu yang masih menganggu tadi. Hanya kalau dari kondisi lapangan secara garis besar sudah ok," kata juara All England 2024 itu.

Senada dengan Jonatan, Daniel Marthin juga mengeluhkan kondisi shuttlecock.

"Lapangan tidak ada masalah, ini standar China pada umumnya. Hanya saja, saya harus lebih beradaptasi lagi dengan shuttlecock yang sangat kencang ini," ujar Daniel.

Adsense

"Saya juga harus waspada perubahan tiba-tiba. Di latihan shuttlecocknya kencang, pada saat pertandingan bisa saja jadi lambat," tutur Daniel.

Baca juga : Langsung Tumbang, Jojo: Saya Sulit Kendalikan Shuttlecock

Manajer tim Ricky Soebagdja mengatakan kondisi para atlet cukup baik. Dengan penuh semangat mereka melahap semua menu latihan yang ditawarkan oleh pelatih.

"Kondisi anak-anak cukup baik dan semoga terus seperti itu. Sehat dan tidak ada sesuatu apapun sehingga bisa konsentrasi di sisa latihan sebelum laga perdana," kata Ricky.

Sementara pelatih ganda putri Eng Hian menjadikan latihan perdana ini sebagai ajang adaptasi. Didi, sapaan akrabnya, juga ingin mengembalikan kondisi fisik anak-anak asuhnya.

"Kondisi lapangan baik dan memang hari ini kita jadikan adaptasi terkait semua faktor. Shuttlecock dan arah angin seperti biasa," ucap Didi.

Baca juga : Jelang Malaysia Open 2024, Jojo Cs Jajal Lapangan

"Pengembalian kondisi juga dilakukan hari ini setelah melakukan perjalanan terbang yang tengah malam kemarin dari Jakarta menuju ke Chengdu," sambungnya.

Didi mengatakan secara persiapan teknis, tidak ada yang berbeda antara persiapan turnamen beregu dengan persiapan turnamen perorangan. Perbedaannya terjadi ketika membangun kebersamaan.

"Kalau untuk persiapan secara teknis tidak ada yang berbeda tapi untuk beregu lebih ke bagaimana kita membangun kebersamaan, baik di tunggal maupun di ganda. Kita harus saling support apapun hasilnya. Perjuangan anak-aak dengan memberikan yang terbaik sesuai kapasitasnya sudah cukup bagi kami," ujar Didi.

Baik tim Thomas maupun Uber Indonesia masih memiliki kesempatan satu kali lagi pada Jumat (26/4) besok sebelum menjalani laga pembuka pada hari Sabtu (27/4). 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense