RM.id Rakyat Merdeka - Petenis Italia Jasmine Paolini akan bersua petenis Ceko, Barbora Krejcikova di final Grand Slam Wimbledon 2024 nanti malam. Di semifinal, Paolini sukses memulangkan Donna Vekic dan Barbara Krejcikova menggusur Elena Rybakina.
Dengan masuknya Jasmine Poalini dan Barbara Krejcikova ke final, maka sudah bisa dipastikan ada juara baru Wimbledon 2024.
Paolini melangkah ke final usai mengalahkan Donna Vekic di semifinal tunggal putri dengan durasi terlama dalam sejarah Wimbledon.
Baca juga : Jaksa Minta Sidang BTS Ditunda
Bermain di lapangan rumput All England Lawn Tennis and Croquet Club, Wimbledon, London, Inggris, Kamis (11/7/2024) malam, Paolini menang dengan skor 2-6, 6-4, 7-6 (8). Total durasi pertandingan mencapai 2 jam 51 menit.
Laga semifinal kedua antara Barbara Krejcikova dan Elena Rybakina tak kalah ketat. Terlihat dari durasi pertandingan yang mencapai 2 jam 7 menit. Barbara berhasil menuntaskan perlawanan Rybakina yang berstatus unggulan ke-4 dengan skor 3-6, 6-3, 6-4.
Tersingkirnya Rybakina membuat Wimbledon akan memiliki juara baru. Sama seperti pada edisi 2022 dan 2023. Setelah Rybakina jadi juara pada 2022, trofi berbentuk piring bernama Venus Rosewater menjadi milik Marketa Vondrousova di tahun berikutnya.
Baca juga : Ngarep Mantan Dihukum Mati
Vondrousova yang tahun ini berstatus sebagai juara bertahan, tak bisa berbuat banyak. Kekalahan dari Jessica Bouzas Maneiro di babak pertama, menjadikan Vondrousova sebagai juara bertahan pertama yang tersingkir pada laga awal dalam 30 tahun terakhir.
Performa Vondrousova setelah Wimbledon 2023 memang tak seperti juara Grand Slam. Dalam 15 turnamen antara Wimbledon 2023 dan 2024, dia hanya sekali mencapai semifinal. Yakni pada WTA 500 Stuttgart, April 2024. Makanya, saat dia kalah di babak awal Wimbledon tahun ini, bukanlah sebuah kejutan.
Berdasarkan performa pada 2024 dan kondisi fisik yang fit, favorit juara adalah Iga Swiatek dan Cori ”Coco” Gauff.Keduanya unggulan teratas. Tapi, mereka masih kesulitan menaklukkan lapangan rumput Wimbledon. Swiatek yang bertatus pemain nomor satu dunia, tersingkir di babak ke-3. Sedangkan Gauff takluk di babak ke-4.
Baca juga : Jelang Upacara 17 Agustus di IKN, Istana Sudah Oke, Lapangan Juga Sip
Dari empat petenis yang tampil di semifinal, Rybakina memiliki penampilan paling baik di lapangan rumput, dengan persentase kemenangan hampir 90 persen di Wimbledon. Tapi, petenis Kazakhstan itu tak difavoritkan sejak awal. Karena tidak berada dalam kondisi fit menjelang Wimbledon. Rybakina sebelumnya mundur saat perempat final WTA 500 Berlin. Sepekan sebelum Wimbledon, karena sakit.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.