BREAKING NEWS
 

All England 2026

Debut Perdana, Alwi Cs Uji Kualitas Dan Mental

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : RIFFMY
Selasa, 24 Februari 2026 06:15 WIB
Alwi Farhan. (Foto: Dok. PBSI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim bulu tangkis Indonesia tengah mematangkan persiapan secara masif jelang berlaga di ajang prestisius, All England Open Badminton Championships 2026.

Sebanyak 24 pebulu tangkis Merah Putih disiapkan untuk bertempur di Utilita Arena Birmingham, Inggris, pada 3 hingga 8 Maret mendatang dengan target membawa pulang minimal satu gelar juara. 

Sebagai turnamen berlevel BWF World Tour Super 1000, All England bukan sekadar ajang unjuk gigi biasa. Turnamen tertua di dunia ini menjadi tolok ukur kualitas, konsistensi, hingga mental juara seorang atlet elite. 

Persaingan tingkat tinggi di turnamen ini menuntut kesiapan maksimal dari aspek fisik, teknik, taktik, dan psikis, mengingat setiap laga akan langsung mempertemukan para pemain terbaik dunia. 

Baca juga : Amrik Galang Kekuatan Militer Di Timur Tengah

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Eng Hian, menegaskan bahwa persiapan skuad Garuda telah dilakukan secara terukur dan menyeluruh. Fokus utamanya saat ini tak hanya pada kematangan di atas lapangan, melainkan juga adaptasi cuaca dan kondisi di Eropa. 

“Aklimatisasi menjadi faktor krusial. Tim akan menjalani program aklimatisasi pada 24- 28 Februari 2026 di Milton Keynes, yang berjarak sekitar 120 kilometer di sebelah selatan Birmingham,” jelas Eng Hian dilansir laman resmi PBSI, Minggu (22/2/2026). 

“Selanjutnya, pada 1 Maret, tim akan berpindah ke kota Birmingham agar para atlet memiliki waktu adaptasi yang optimal dengan venue pertandingan,” sambungnya. 

Adsense

Pemilihan Milton Keynes sebagai lokasi pemusatan latihan singkat, menurut Eng Hian, dilakukan dengan mempertimbangkan kelengkapan fasilitas, kenyamanan, serta efektivitas pemain. 

Baca juga : Aurelie Moeremans, Pernikahan Pertama Tidak Diakui Gereja

“Kami ingin pemain benar-benar siap saat memasuki arena, baik secara fisik, teknis, maupun mental,” tegasnya. 

Menariknya, dari 24 nama yang diberangkatkan, PBSI turut menyertakan beberapa pemain muda yang akan mencicipi atmosfer magis turnamen Super 1000 ini untuk pertama kali. 

Mereka adalah Alwi Farhan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Rahmat Hidayat, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Meilysa Trias Puspitasari, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Pasaribu, serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. 

Kehadiran darah muda ini diharapkan menjadi fondasi regenerasi jangka panjang bulu tangkis Indonesia. “Bertan ding di level Super 1000 adalah ujian kualitas dan mental. Kami ingin mereka berani menghadapi tekanan, belajar dari sebuah pertandingan besar, dan menunjukkan permainan terbaiknya,” tambah Eng Hian. 

Baca juga : Trump Naikkan Tarif Global 15%, Prabowo Siap Hadapi Semua Kemungkinan

Di sisi lain, sebagai langkah strategis menjaga dinamika tim, PP PBSI mengambil kebijakan penyegaran (refreshing) lewat perombakan jajaran pelatih di sektor ganda putra. Langkah ini dieksekusi agar suasana latihan tetap adaptif dan responsif terhadap ketatnya persaingan elite dunia. 

Lewat struktur baru ini, Chafi dz Yusuf resmi ditugaskan menjadi asisten pelatih ganda putra utama untuk mendam pingi Antonius. Sementara itu, Thomas Indratjaja dipercaya mengisi pos asisten pelatih ganda putra pratama menemani Andrei Adistia. 

Penyesuaian formasi pelatih tanpa mengubah cetak biru pembinaan ini diharapkan mampu memberikan sudut pandang dan energi baru bagi para pemain demi mengamankan target juara di tanah Inggris. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense