BREAKING NEWS
 

Sukses Kudeta Alcaraz Di Monte Carlo

Sinner Rebut Takhta Petenis No.1 Dunia

Reporter : M ADE AL KAUTSAR
Editor : RIFFMY
Selasa, 14 April 2026 06:15 WIB
Jannik Sinner. (Foto: Instagram/janniksin)

RM.id  Rakyat Merdeka - Petenis asal Italia, Jannik Sinner merebut takhta peringkat satu dunia dari Carlos Alcaraz. Kudeta ini terjadi di final turnamen Rolex Monte-Carlo Masters di Court Rainier III, Monako, Minggu (12/4/2026).

Sinner mengalahkan Alcaraz dua set langsung dengan skor 7-6 (5) dan 6-3. Laga pamungkas ini berlangsung sengit selama dua jam 15 menit, di tengah kondisi lapangan yang cukup berangin. 

Kemenangan ini sekaligus membuahkan gelar ATP Masters 1000 lapangan tanah liat perdana bagi Sinner. 

Hasil manis ini juga membuat Sinner mengantongi 13.350 poin, unggul tipis dari Alcaraz yang mengoleksi 13.240 poin. Sinner pun menggeser posisi Alcaraz dari puncak klasemen PIF ATP Rankings. 

“Kembali ke nomor satu sangat berarti bagi saya,” kata Sinner dilansir ATP Tour, kemarin. 

Baca juga : Berunding 21 Jam, AS-Iran Gagal Islah

Petenis kelahiran San Candido itu menceritakan bahwa laga final tersebut menuntut level permainan tinggi dari kedua belah pihak. Mengingat cuaca berangin yang mengubah kondisi lapangan, Sinner mengaku tujuannya ke Monte-Carlo sedari awal hanyalah mencari jam terbang, sebagai bekal menghadapi turnamen besar selanjutnya. 

Pertandingan yang disaksikan langsung bintang balap F1 Charles Leclerc dan George Russell, serta Holger Rune ini, memang berjalan alot. Alcaraz sempat mencuri break di awal set pertama. 

Namun, Sinner merespons dengan ritme yang konsisten dari garis belakang. Set pertama pun ditentukan lewat tie-break, dan Sinner mengunci kemenangan usai Alcaraz melakukan doublefault yang merugikan. 

Adsense

Memasuki set kedua, Alcaraz yang merupakan juara Monte-Carlo 2025 kembali unggul 3-1. Tampil di bawah tekanan cuaca, sang juara bertahan kesulitan memaksimalkan servis keduanya. Alcaraz bahkan mencatat hingga 45 unforced-errors

Momen ini dimanfaatkan Sinner untuk bangkit. Ia sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Sinner kemudian menyapu bersih lima gim terakhir dengan pukulan forehand keras, dan merayakan kemenangan ke-24 nya musim ini. 

Baca juga : Akan Bertemu untuk ke-4 Kali, Prabowo-Putin Bestie Banget

Terkait momen kebangkitannya di set kedua, Sinner menyebut pergantian bola pada kedudukan 2-1 sangat membantunya. 

Ia berusaha keras untuk terus menekan lawan, dan menjaga fokus mentalnya demi mengamankan trofi bergengsi ini. 

Di seberang net, Alcaraz berjiwa besar mengakui ketangguhan rivalnya. “Sangat mengesankan apa yang kamu raih saat ini,” puji Alcaraz kepada Sinner saat penyerahan piala. 

Alcaraz memuji rekor Sinner, yang kini menjadi orang kedua dalam sejarah yang mampu menyapu bersih gelar ‘Sunshine Double’ (Indian Wells dan Miami) sekaligus Monte-Carlo. Ia secara terbuka mengakui betapa sulitnya meraih pencapaian tersebut, dan mengucapkan selamat atas kerja keras tim Sinner. 

Gelar ini membawa Sinner masuk ke buku sejarah, sejajar dengan Novak Djokovic dan Rafael Nadal, sebagai pemain ketiga yang sukses meraup empat gelar ATP Masters 1000 secara beruntun. 

Baca juga : Beberkan 4 Sektor Paling Rawan, Gibran Bongkar Praktik Gelap Ekspor Dan Impor

Sinner juga menyamai rekor Djokovic di tahun 2015, yang mampu menjuarai Miami dan Monte-Carlo secara beruntun. 

Sinner kini memiliki rekor 22 kemenangan tak terkalahkan di ajang Masters 1000. Sepanjang turnamen di Paris, Indian Wells, hingga Miami, ia sama sekali tidak kehilangan satu set pun. Di ajang Monte-Carlo ini, ia hanya kecolongan satu set saat melawan Tomas Machac. [SAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense