Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Akan Bertemu untuk ke-4 Kali, Prabowo-Putin Bestie Banget
Senin, 13 April 2026 08:23 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin punya hubungan yang bestie banget. Kedua akan melakukan pertemuan untuk keempat kalinya dalam dua tahun terakhir.
Presiden Prabowo segera terbang ke Moskow, Rusia. Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut, dalam pertemuan dengan Putin nanti, Prabowo akan membahas sejumlah isu strategis. Salah satu kerja sama di sektor energi.
"Berangkatnya minggu ini. Salah satu yang akan dibicarakan juga terkait energi, karena ini merupakan sesuatu yang sangat strategis bagi bangsa Indonesia,” kata Sugiono, di Jakarta, Sabtu (11/4/2026).
Baca juga : 1 Dolar AS = Rp 17 Ribu, Lapangan Banteng Sudah Prediksi
Dalam pertemuan nanti, Prabowo dan Putin juga akan berbicara mengenai isu geopolitik dunia yang berkembang saat ini. "Iuga membahas mengenai geopolitik dunia," ungkap Sugiono.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menambahkan, Pemerintah memang tengah menjajaki kerja sama energi dengan sejumlah negara. Namun, untuk detail terkait negara tujuan dan agenda pembahasan, akan diumumkan secara resmi oleh kementerian terkait.
Sebelumnya, Prabowo telah melakukan pertemuan dengan Putin sebanyak tiga kali. Setiap pertemuan berlangsung akrab dengan pembicaraan yang intens.
Baca juga : Tolong, Plastik Langka Dan Mahal
Pertama, pada 31 Juli 2024 di Istana Kremlin, Moskow. Saat itu, Prabowo masih menjabat Menteri Pertahanan sekaligus berstatus Presiden terpilih di Pilpres 2024. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas penguatan hubungan diplomatik dan kerja sama strategis Indonesia-Rusia di berbagai sektor.
Kedua, pada 19 Juni 2025, di Istana Constantine, St. Petersburg. Dalam pertemuan ini, Putin menegaskan pentingnya peran Indonesia dalam konstelasi global, termasuk sebagai anggota penuh BRICS (Brazil, Russia, India, China, and South Africa). Sementara, Prabowo mengapresiasi dukungan Rusia terhadap keanggotaan Indonesia di forum BRICS. Keduanya juga membahas peningkatan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan peluang kolaborasi di berbagai sektor strategis yang semakin berkembang.
Ketiga, pada 10 Desember 2025 di Istana Kremlin, Moskow. Dalam kesempatan ini, Prabowo dan Putin membahas langkah konkret memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Rusia. Fokus utama mencakup kerja sama di sektor energi, termasuk energi baru dan terbarukan, serta peluang pengembangan teknologi nuklir untuk tujuan damai. Juga membahas sektor industri, pertanian, dan isu-isu regional dan global. Kedua negara berkomitmen terus meningkatkan hubungan ekonomi dan memperluas kerja sama lintas sektor.
Baca juga : Indonesia Tak Akan Chaos
Pakar hubungan internasional dari Universitas Paramadina Mohammad Riza Widyarsa melihat, Prabowo dan Putin memang sahabat dekat. Hal itu ditandai dengan seringnya dua kepala negara ini bertemu. “Seperti bestie," ucap Riza kepada Rakyat Merdeka, Minggu (12/4/2026).
Dalam pandangan Riza, intensitas pertemuan Prabowo dengan Putin merupakan strategi untuk mengamankan kepentingan nasional, terutama di sektor energi dan perdagangan. Apalagi, saat ini pasokan minyak Indonesia dari kawasan Timur Tengah terganggu akibat perang yang terjadi di Iran. Prabowo perlu mencari alternatif sumber energi, salah satunya dari Rusia.
"Prabowo juga berupaya membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas, termasuk mendatangkan investor dari Rusia sebagai bagian dari diversifikasi mitra dagang,” ucapnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya