BREAKING NEWS
 

Bos FIFA Dituding Tukang Peras

Reporter & Editor :
ANGGOWO ADI SEPTANINGRAT
Kamis, 6 Agustus 2026 06:20 WIB
Ketua Federasi Sepakbola Yordania (kiri), Ali bin al-Hussein serang bos FIFA Gianni Infantino (kanan). (Foto: AI/Chatgpt)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Federasi Sepakbola Yordania mengaku diperas dan dipaksa untuk mendukung Gianni Infantino. Konyolnya, janji bantuan untuk federasi dan bonus pemain tak kunjung datang.

Ketegangan di tubuh FIFA kembali memanas. Ketua Federasi Sepakbola Yordania (JFA) Ali bin al-Hussein melontarkan tudingan serius terkait dugaan tekanan politik menjelang pemilihan presiden FIFA 2027. 

Dalam pernyataan terbuka, Ali menyebut adanya upaya mempengaruhi sikap federasinya agar mendukung petahana, Gianni Infantino. 

Baca juga : Sukses Di Washington, Aldila Incar Gelar Canadian Open

Dia bahkan mengisyaratkan adanya keterkaitan antara dukungan tersebut dengan bantuan finansial yang seharusnya diterima JFA. 

“Kami sudah menunggu sejak Desember tahun lalu untuk bonus pemain dari Arab Cup. Sampai sekarang belum ada kejelasan, sementara FIFA membanggakan cadangan dana miliaran dolar,” tulis Ali. 

Adsense

Dia menegaskan, masalah tersebut bukan sekadar administratif. Menurutnya, terdapat pesan langsung yang diterima saat Piala Dunia yang mengaitkan dukungan politik dengan kelancaran bantuan untuk federasi. 

Baca juga : Ada Pihak yang Sengaja Menyebarkan Ketakutan

“Jika kami mendukung Infantino, semuanya akan lebih mudah. Kami tidak mendukungnya sebelumnya dan tidak akan melakukannya sekarang. Ini bukan hal yang bisa kami kompromikan,” tegasnya. 

Situasi ini muncul di tengah meningkatnya tekanan terhadap kepemimpinan Infantino. Sejumlah tokoh penting dalam FIFA mulai mengambil jarak dari proyek kontroversial FIFA Forward Enterprise (FFE) yang sebelumnya digagas. 

Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom bahkan menyebut proyek tersebut sebagai rangkaian kejadian memalukan dalam komunikasi internal organisasi. 

Baca juga : Kejagung Lacak Aset & Dana Terkait Febrie

Kritik serupa juga datang dari Arsene Wenger, yang menegaskan dirinya tidak terlibat dan mendukung penghentian proyek tersebut. 

Gelombang penolakan terhadap Infantino juga mulai meluas di tingkat federasi. Sejumlah negara Eropa seperti Inggris, Wales, Finlandia dan Serbia dilaporkan telah menarik dukungan mereka. Bahkan, Yunani menjadi federasi terbaru yang mengambil langkah serupa. 

Di tengah tekanan tersebut, Infantino disebut telah menggelar pertemuan darurat dengan jajaran internal FIFA di Rabat, Maroko. Langkah ini dinilai sebagai upaya menyelamatkan posisinya di kursi tertinggi sepakbola dunia. [GO]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense