RM.id Rakyat Merdeka - Persaingan perebutan takhta MotoGP 2026 semakin sengit memasuki paruh kedua musim. Lima pembalap berebut memimpin puncak klasemen dengan selisih poin yang tipis.
Untuk sementara, sang juara bertahan, Marc Marquez menempati posisi ketiga klasemen dengan 190 poin. Pembalap Ducati Lenovo tersebut hanya terpaut 18 poin dari Jorge Martin yang berada di puncak klasemen sementara.
Peluang Marquez untuk kembali ke puncak terbuka lebar. Terlebih, ia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih tiga kemenangan beruntun di MotoGP Hungaria, Ceko, dan Jerman.
Marquez dibayang-bayangi Marco Bezzecchi, Ai Ogura, dan Fabio Di Giannantonio yang juga berada di papan atas. Lima pembalap tersebut memiliki selisih poin yang tidak lebar sehingga perebutan gelar masih sangat terbuka.
Marquez menyadari ketatnya persaingan tersebut. Menurutnya, selisih poin yang ada bukanlah keunggulan yang bisa membuat seorang pembalap merasa aman.
Baca juga : Ditemukan di Salah Satu Sekolah di Jakarta, 996 Senjata-Narkoba Milik Siapa
“Lima pembalap dengan total selisih poin antara 25, dan kita mulai dari nol,” kata Marquez seperti dikutip dari Crash, kemarin.
Ia menilai keunggulan 25 poin tidak berarti banyak dalam persaingan MotoGP. Satu kemenangan dapat mengubah posisi di klasemen, sementara satu hasil buruk juga bisa membuat jarak poin menyusut dengan cepat.
“Dua puluh lima poin itu bukan apa-apa. Lebih baik memiliki keunggulan itu daripada tidak, tetapi memang benar kami berlima sedang berjuang untuk kejuaraan,” ujarnya.
Meski berada di tengah kepungan empat rival, Marquez menegaskan tidak merasakan tekanan berlebihan. Justru, ia melihat para pesaingnya memiliki motivasi yang sangat kuat untuk mengejar gelar.
Tiga di antaranya, yakni Bezzecchi, Ogura, dan Di Giannantonio, belum pernah merasakan gelar juara dunia MotoGP. Kondisi tersebut membuat Marquez memperkirakan mereka akan tampil dengan intensitas tinggi sepanjang sisa musim.
Baca juga : Febrie Pakai Rompi Pink, Tangan Diborgol
“Memang benar bahwa dari kelompok pembalap tersebut, tiga di antaranya berjuang untuk meraih gelar juara dunia pertama mereka di MotoGP,” kata Marquez.
Menurutnya, gelar juara dunia pertama memiliki arti besar bagi seorang pembalap karena dapat mengubah kehidupan dan karirnya.
“Jika Anda menjadi juara dunia, itu akan mengubah hidup Anda di masa depan,” ucapnya.
Marquez sendiri berada dalam situasi berbeda. Setelah mengoleksi tujuh gelar juara dunia, ia merasa satu gelar tambahan tidak akan menentukan masa depannya. “Hidup saya tidak akan berubah dengan satu kejuaraan lagi atau tidak, tetapi bagi mereka, ya,” ujarnya.
Meski demikian, Marquez menegaskan bukan berarti ambisinya untuk menjadi juara telah berkurang. Ia tetap ingin memenangkan kejuaraan, tetapi tidak merasa harus terbebani tekanan yang datang dari para rival. “Jujur saja, saya tidak merasa tertekan,” tegasnya.
Baca juga : “Punya DNA Petarung, Bisa Jadi Pemimpin Yang Berhasil”
“Ambisi saya tetap sama; saya akan berusaha. Tetapi meraih satu gelar juara lagi atau tidak, itu tidak akan mengubah masa depan saya.”
Pengalaman panjang di MotoGP menjadi salah satu modal Marquez menghadapi persaingan tersebut. Ia juga tidak ingin meremehkan kemampuan para rivalnya. “Jadi, mereka akan berusaha keras, mereka adalah pembalap yang sangat bagus dan kami akan mencoba untuk melawan mereka,” katanya.
Kebangkitan Marquez musim ini juga tidak datang dengan perjalanan yang mulus. Ia sempat gagal finis dalam empat seri, tetapi tetap mampu bertahan dalam persaingan sebelum kemudian bangkit dengan tiga kemenangan beruntun.
Kini, hanya 18 poin yang memisahkan Marquez dari puncak klasemen. Dengan satu kemenangan, posisi di papan atas dapat kembali berubah.
Ujian berikutnya menanti di Silverstone Circuit, Northamptonshire, Inggris, Minggu, 9 Agustus 2026. MotoGP Inggris menjadi kesempatan bagi Marquez untuk memangkas jarak sekaligus memberikan tekanan langsung kepada para pesaingnya. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.