Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Chandrika Chika kembali berurusan dengan pihak kepolisian. Kini, dia dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) karena diduga melakukan penganiayaan terhadap mahasiswi bernama Yuliana Byunn.
Pelaporan tersebut dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Metro Jaksel AKP Nurma Dewi.
“Yang melaporkan inisialnya YB. Yang dilaporkan adalah CC,” kata Nurma.
Baca juga : Rupiah Melemah, Semoga Kita Baik-baik Saja
Belakangan diketahui, YB adalah Yuliana Byunn. Mahasiswi itu diduga dianiaya sang selebgram di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jaksel.
“Kasus yang dilaporkan adalah penganiayaan,” ujar Nurma.
Peristiwa bermula saat Yuliana dan Chandrika sama-sama menunggu jemputan di kawasan SCBD. Saat itu, terjadi kontak mata di antara keduanya. Namun tiba-tiba Chandrika melakukan pemukulan. “Itu salah paham. Dia menyerang (pukul) korban dengan tangan kosong,” terang Nurma.
Baca juga : Gubernur Dipilih DPRD Harus Dipikir Matang
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut. Korban juga sudah divisum. Di Instagram, Yuliana memperlihatkan tangannya yang sedang diperban. Dia mengalami patah tulang.
Sampai kemarin, belum ada klarifikasi dari Chandrika. Sebelumnya, Chandrika pernah tersandung masalah pengeroyokan yang berujung penahanan terhadap selebgram Putra Siregar dan aktor Rico Valentino.
Mantan pacar YouTube Thariq Halilintar itu juga belum lama bebas dari rehabilitasi narkoba. Pada April lalu, Chandrika dan lima temannya diciduk polisi di hotel kawasan Kuningan, Jakarta.
Baca juga : Puan Senada Dengan Ketum Muhammadiyah
“Pertama kali dia mengenal narkotika sudah satu tahun lebih karena pergaulan,” ungkap Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba, Polres Metro Jaksel Rezka Anugras, kala itu.
“Tidak ada tujuan khusus untuk doping atau apa. Menurut mereka itu sudah hal yang lumrah,” imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya