Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kerahkan 600-an Pompa Banjir, Jakarta Merendam 45 RT & Jalur Ke Bandara
Senin, 19 Januari 2026 07:32 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Banjir kembali melanda Jakarta. Sebanyak 47 RT dan beberapa ruas jalan termasuk jalur ke bandara, terendam air. Pemerintah Provinsi Jakarta kerahkan 600-an pompa untuk ‘menjinakkan’ air agar cepat surut.
Hujan deras dengan intensitas tinggi selama 2 hari, membuat sejumlah titik di Jakarta mulai dilanda banjir sejak Minggu (18/1/2026) pagi. Pemukiman warga, jalan-jalan utama, hingga akses transportasi publik tak luput terendam banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, data per Minggu (18/1/2026) sore, sebanyak 47 RT terendam banjir. Rinciannya, Jakarta Barat 21 titik, Jakarta Pusat 13 titik, Jakarta Timur delapan titik dan Jakarta Utara 5 titik.
“Jumlah pengungsi 22 kepala keluarga, tersebar di Jakarta Barat dan Jakarta Timur dengan jumlah sebanyak 53 jiwa,” tulis BPBD dalam laporan resminya, kemarin.
Baca juga : Gerindra Sumut Perkuat Layanan Ke Masyarakat
Meski begitu, BPBD melaporkan beberapa titik banjir mulai surut, seperti 3 RT di Kelurahan Duri Kepa, satu RT di Kelurahan Jembatan Lima, satu RT di Kapuk Muara, satu RT di Rawa Buaya, satu RT di Ancol, dua RT di Kampung Melayu, dan dua RT di Pegadungan.
Selain banjir di pemukiman, BPBD juga melaporkan banjir dengan ketinggian bervariasi antara 10-100 meter terjadi di 23 ruas jalan. Di Jakarta Pusat, dua ruas jalan yakni di Jl. HBR Motik dan Jl. Ruko Cempaka Mas.
Di Jakarta Utara 14 ruas, yakni Jl. Karang Bolong Raya, Jl. Cakung Cilincing Raya, Jl. Kp. Sepatan, Jl. Boulevard Barat, Jl. Boulevard Barat (My Bank), Jl. Boulevard Utara, Jl. Kalibaru Barat II, Jl. Raya Cilincing, Jl. Babek TNI, Jl. Muara Baru, Jalan Depan Pintu Masuk Pelabuhan Nizam Zachman, Jl. Kramat Jaya, Jl. Mangga, dan Jl. Gunung Sahari.
Di Jakarta Barat, 8 ruas seperti di Jl. Benda Raya, Jl. Utama Raya, Jl. Outer Ringroud (depan Puskesmas), Jl. Pulo Harapan Indah, Jl. Hayam Wuruk, Jalan Taman Sari Raya, dan di Rumah Sakit Soeharto Heerdjan di Jl. Prof. Dr. Latumeten.
Baca juga : Emirsyah Ajukan PK, Kejagung Siap Hadapi
BPBD DKI mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. “Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” imbau BPBD DKI.
Banjir juga menerjang jalanan menuju Bandara Soetta, seperti di Ruas Tol Sedyatmo. Untuk menangani genangan, Jasa Marga mengerahkan tujuh pompa air di dua titik terdampak. Yakni di Gerbang Tol (GT) Pluit 3 dan Off Ramp Rawa Bokor.
Genangan juga terjadi di akses keluar Rawa Bokor atau Tegal Alur akibat meluapnya aliran Kali Perancis yang membuat saluran air tidak dapat mengalir dengan lancar.
Petugas dari Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), serta aparat kepolisian terus melakukan pengurangan debit air dan pengaturan lalu lintas.
Baca juga : Pertamina NRE Gandeng Perusahaan Energi China
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bahkan sempat mengalihkan sejumlah jalur kendaraan di Tol Sedyatmo akibat genangan banjir di beberapa titik. Di Gerbang Tol (GT) Pluit 3 jalur B dialihkan ke arah GT Kapuk, sementara jalur A masih dapat dilintasi kendaraan besar. Adapun exit Rawa Bokor atau Tegal Alur masih dapat dilalui seluruh jenis kendaraan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya