Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- BPK Hormati Proses Hukum KPK, Pegawai Terlibat Akan Disidang Etik
- Kejagung Ungkap Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Terima Suap Rp 4,3 Miliar
- Pramono Sediakan Ruang Nobar Piala Dunia, Asal Jangan Ganggu Jam Kerja
- KPK Sita Rp 200 Juta dan Mobil SUV dari Kasus Suap Audit BPK
- Nama Disebut di Sidang Bea Cukai, Ini Klarifikasi Raffi Ahmad
RM.id Rakyat Merdeka - Festival pop culture terbesar, Semesta Berpesta 2026, kembali hadir dengan energi yang lebih besar, meriah, dan dekat dengan generasi masa kini. Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, Semesta Berpesta telah menjelma menjadi salah satu intellectual property (IP) paling sukses milik B-Universe, dengan capaian lebih dari 200.000 penonton di berbagai kota di Indonesia.
Tahun ini, festival akan digelar melalui rangkaian roadshow di delapan kota. Dimulai dari Bali pada 25 April 2026, kemudian berlanjut ke Yogyakarta, Malang, Bandung, Bogor, Bekasi, hingga Makassar, sebelum mencapai puncaknya di Jakarta pada 15–16 Agustus 2026.
Lebih dari sekadar festival musik, Semesta Berpesta menjadi wadah besar bagi para penggiat dan pencinta pop culture Indonesia. Musik, fesyen, kuliner, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hadir dalam satu ruang kolaborasi yang dinamis, memadukan energi kreatif dari tingkat nasional hingga komunitas lokal.
Baca juga : Seminar Intelijen UI, Pakar Bongkar Siber Hingga Perang Senyap Ancam Indonesia
Sejumlah musisi turut meramaikan panggung, di antaranya Kotak, Lomba Sihir, Nidji, Barasuara, The Changcuters, Rony Parulian, Aftershine, hingga Salma Salsabil.
Pengunjung juga diminta untuk terus memantau perkembangan line up melalui seluruh kanal media B-Universe. Pasalnya, akan ada kejutan tambahan dari deretan artis nasional hingga musisi Indonesia yang tengah bersinar di panggung internasional.
Tahun ini, pengalaman festival dirancang semakin imersif melalui empat pilar utama. Pertama, Suara Semesta (The Ultimate Anthem), panggung musik yang menghadirkan momen sing along emosional antara artis dan penonton.
Baca juga : Dea Annisa, Siapkan Kejutan Buat Calon Suami
Kedua, Suara Rasa (The Symphony of Taste), yang menghadirkan ragam kuliner mulai dari legenda lokal hingga tren viral dan eksplorasi rasa dari pelaku UMKM.
Ketiga, Suara Gaya (The Loudness of Style), ruang ekspresi bagi komunitas kreatif untuk menampilkan identitas melalui fesyen, tari, dan subkultur.
Keempat, Suara Raga (The Rhythm of Body), yang menghadirkan aktivitas kebugaran seperti fun run, zumba, hingga pound fit bersama komunitas lokal di setiap kota.
Baca juga : Bahlil: Rusia Tertarik Bangun Kilang Dan Storage BBM Di Indonesia
Managing Director B-Universe, Apreyvita Wulansari, menegaskan Semesta Berpesta bukan sekadar acara hiburan. “Semesta Berpesta bukan hanya event, tapi ekosistem. Kami ingin menciptakan ruang di mana semua orang, dari kreator, merek, hingga komunitas, bisa terhubung, berkolaborasi, dan merayakan pop culture Indonesia bersama,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi nasional dan lokal, Semesta Berpesta 2026 hadir sebagai simbol perayaan kreativitas Indonesia—festival yang bukan hanya ditonton, tetapi juga dirasakan, dihidupi, dan dimiliki bersama.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya