Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
“Bad attitude tidak menghargai orang lain. Pada saat live sering memukul, menoyor kepala orang, menendang dengan kaki, bicara dan tertawa dengan suara nyablak,” timpal yang lain.
Sebelumnya, diketahui orang tua Ayu mendatangi rumah Kartika Damayanti (KD), pelaku bully terhadap Ayu dan anaknya, di Bojonegoro. Aksi itu ramai disebut arogan.
Baca juga : Bank Mandiri Gandeng Telkom Digitalisasikan Layanan Logistik
Saat itu, orang tua Ayu gagal bertemu dengan orang yang diduga menghina anaknya. Sebab, orang yang dicari tidak ada di rumah karena masih berada di Singapura sebagai tenaga kerja wanita (TKW). Yang membuat warganet makin geram, orang tua Ayu meluapkan kemarahannya ke keluarga KD. Aksi labrak haters itu terjadi saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Jawa dan Bali.
Melihat itu, KD langsung minta maaf lewat sebuah video. Tapi Ayah Rozak merasa geram dan tetap kukuh membawa kasus ini ke ranah hukum.
Baca juga : Juara Dunia Bukan Patokan
“Aduh bukan main, kalau ada kemarin (di rumah), langsung saya penjarain, saya borgol malah! Makanya ini ayah nunggu, hukum tetap berjalan terus kita cari sampai di mana. Sudah laporan, kita nanti ke Polda langsung,” kata kakeknya Bilqis ini. [NET/TAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya