Dark/Light Mode

Jika Pemilu Digelar Dalam Waktu Dekat Ini, PSI Diprediksi Belum Lolos Ke DPR

Hendri Satrio: Perlu Cari Pembeda Dibanding Parpol Lain

Senin, 23 Oktober 2023 06:42 WIB
Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio. (Foto: Istimewa)
Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Jika Pemilu digelar dalam waktu dekat ini, elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diprediksi belum menyentuh angka empat persen. Sehingga, PSI diprediksi tidak lolos ke DPR.

Hal ini terlihat dari hasil survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI). Survei ini menunjukkan, elektabilitas PSI hanya 0,5 persen. Survei LSI ini digelar pada 2-8 Oktober 2023, atau sekitar satu hingga dua pekan setelah anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, menjadi Ketua Umum PSI.

Survei dilakukan terhadap 1.620 responden yang dipilih secara multistage random sampling. Hasil survei dirilis pada Kamis (19/10/2023).

Baca juga : Kasus Harian Diprediksi Tembus 5.000 Di Pertengahan Oktober, Singapura Tetap Tenang

Hasilnya menunjukkan, PDIP menempati posisi teratas dengan perolehan suara 26,1 persen. Posisi kedua dipegang Gerindra, 14,4 persen. Ketiga, Golkar, 9,7 persen.

Sedangkan PSI hanya 0,5 persen. Angka ini turun dari hasil survei LSI sebelumnya pada 18-20 September 2023, atau sebelum Kaesang masuk, yakni 1,1 persen.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan menjelaskan, elektabilitas partai 1 koma memang kerap kali "panas dingin", termasuk PSI. Elektabilitas PSI kadang naik, kadang turun. Namun, tidak tembus hingga 2 persen.

Baca juga : Usman M Tokan: Kenapa Mengambil Kandidat Dari Luar

“Untuk partai yang elektabilitasnya kecil di kisaran satu persen, memang biasa turun naik seperti itu. Selisihnya cuma setengah persen,” kata Djayadi.

Hal senada disampaikan Founder Lembaga Survei Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio. Menurutnya, elektabilitas PSI pada September 2023, belum tembus ambang batas empat persen.

Selain itu, kata dia, kehadiran Kaesang menjadi Ketua Umum PSI, belum nendang. “Kaesang harus melakukan usaha-usaha lagi,” ujar pria yang akrab disapa Hensat ini, Minggu (22/10/2023).

Baca juga : Firman Soebagyo: Tiap Orang Berhak Memilih Dan Dipilih

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara PSI, Sigit Widodo mengakui partainya belum menyentuh angka empat persen seperti yang disampaikan beberapa lembaga survei. Namun, Sigit menegaskan, kehadiran Kaesang sudah memberikan dampak positif ke PSI.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.