Dark/Light Mode

Industri Tekstil PHK Puluhan Ribu Pekerja, Lawan Banjir Impor Dengan Ekspor

Rahmad Handoyo: Kita Kebanjiran Tekstil Impor Murah Di Pasaran

Sabtu, 7 September 2024 07:50 WIB
Rahmad Handoyo, Anggota Komisi IX DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Rahmad Handoyo, Anggota Komisi IX DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda tentang fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri tekstil Tanah Air?

Fenomena ini tidak bisa dihindar­kan. Ada beberapa faktor. Antara lain, faktor eksternal. Salah satu yang menjadi penyebab PHK mas­sal, terutama perusahaan yang fokus atau orientasinya ekspor. Ini sangat mengalami perubahan demand.

Konkretnya seperti apa?

Ada faktor geopolitik, terutama di Eropa dan Timur Tengah. Nah, tentunya ini tidak mudah ketika prinsipil sudah menentukan tujuan negara ekspor. Mereka tidak serta merta bisa mengubah tujuan negara ekspor.

Harus ada solusi yang bisa dibuat oleh perusahaan. Untuk melakukan diversifikasi produk ekspor. Tapi, bu­tuh waktu dan penjajakan. Termasuk, diversifikasi tujuan negara ekspor.

Baca juga : Saleh Partaonan Daulay: Pemerintah Perlu Memberi Stimulus

Penyebab lainnya apa?

Realisasi industri dari provinsi ke provinsi yang lebih efisien, terutama dari sisi biaya tenaga kerja. Ini lebih rumit. Karena, menyangkut iklim investasi tentang cost karyawan.

Bagaimana solusinya?

Soal ini, saya kira kita dorong Pemerintah Pusat segera mencari solusi terhadap maraknya "bedol" pabrik. Pola massal dengan mendirikan “pabrik baru” di daerah yang lebih ringan biaya karyawannya. Untuk itu diperlukan dialog antara pekerja dan perusahaan yang difasilitasi Pemerintah, untuk mencari solusi.

Apakah penyebabnya karena banyak barang impor yang masuk ke Tanah Air?

Baca juga : Beringin Ajak Rakyat Lakukan Pengawasan

Ya, akibat dampak dari memban­jirnya produk tekstil. Terutama tekstil murah meriah dari China.

Terkait hal ini, apa solusinya?

Pemerintah mengambil langkah cepat, terukur dalam rangka penyelamatan dari produk impor ilegal yang masuk ke pasar kita. Ini kita tidak sebatas industri besar yang memiliki karyawan ratusan maupun ribuan.

Maksudnya, industri rumahan juga terganggu?

Ya, industri tekstil rumahan pun sudah terancam gulung tikar dan sudah banyak PHK, akibat mem­banjirnya produk tekstil impor murah di pasaran.

Baca juga : Jokowi: Kita Tidak Ingin Yang Sakit Ke Singapura

Tanpa langkah cepat, terukur dan perlindungan nyata dari Pemerintah, maka produk China akan membanjiri pasar kita. Sehingga, akan menambah panjang daftar PHK massal. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 7 September 2024 dengan judul "Industri Tekstil PHK Puluhan Ribu Pekerja, Lawan Banjir Impor Dengan Ekspor, Rahmad Handoyo: Kita Kebanjiran Tekstil Impor Murah Di Pasaran"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.