Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Panitia Khusus Haji DPR, Apakah Ada Intervensi?
Sunanto: Kami Tak Lakukan Intervensi Apapun
Jumat, 27 September 2024 07:50 WIB
Sebelumnya
Anggota Pansus Haji Marwan Jafar curiga, ada intervensi terhadap Pansus Haji. Tanggapan Anda?
Pansus itu independen. Termasuk, Pansus Haji.
Tentang dugaan intervensi dari eksternal, bagaimana tanggapan Anda?
Baca juga : Marwan Jafar: Seperti Hantu Tak Kasat Mata
Kami tidak melakukan intervensi apa pun. Kami tidak paham apa yang diungkapkan Pak Marwan. Karena, Kementerian Agama hanya menyampaikan fakta, tugas dan fungsi yang kami laksanakan.
Tidak ada upaya atau gerakan apa pun dari kami, apalagi menggangu kewenangan Pansus yang terhormat. Kami sangat menghormati proses dan hasilnya, selama niatnya untuk memperbaiki segala proses pelaksanaan haji.
Anggota Pansus menyebutkan, ada perubahan kata dari “melanggar” menjadi “ketidakpatuhan”. Respons Anda?
Baca juga : Indonesia Berpotensi Besar Dalam Digitalisasi Ekonomi
Pansus pasti melakukan kajian dari berbagai informasi dan data yang mereka dapat. Kalau tidak terbukti, tidak kuat, ya wajar saja ada perubahan itu.
Apa harapan Anda terhadap Pansus Haji?
Saya berharap, Pansus bergerak sesuai keinginan awal untuk memperbaiki penyelenggaran haji. Jadi, temuan-temuan itu diarahkan untuk memperbaiki, tidak ada unsur mendiskreditkan seseorang, atau mempolitisasi keberadaan Pansus.
Baca juga : Usai Gagal Di Pilpres, Cak Imin Fokus Ngurusin PKB
Apalagi, jika dilihat berdasarkan survei dan tingkat kepuasan jemaah haji dan masyarakat terhadap penyelenggaran haji, cukup baik. Mayoritas masyarakat puas. Sehingga, tidak perlu dipermasalahkan. REN
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 27 September 2024 dengan judul "Panitia Khusus Haji DPR, Apakah Ada Intervensi?, Sunanto: Kami Tak Lakukan Intervensi Apapun"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya