Dark/Light Mode

Wacana Pemisahan Dikdasmen Dengan Dikti, Jangan Sekadar Nambah Jumlah Menteri

Dede Yusuf: Fokusnya, Koordinasi Tentang Kurikulum

Rabu, 16 Oktober 2024 07:40 WIB
Dede Yusuf, Mantan Wakil Ketua Komisi X DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Dede Yusuf, Mantan Wakil Ketua Komisi X DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana tanggapan Anda tentang wacana pemisahan  Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan Kementerian Pendidikan Tingg?

Saya sepakat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, harus dipisah dengan Perguruan Tinggi.

Kenapa?

Karena, pendidikan dasar dan menengah itu, sekarang kewenangannya sudah ada di daerah. Bupati, Wali Kota, dan Gubernur itu merupakan penanggung jawab pendidikan dasar dan menengah. Namun, realitanya, selalu dikembalikan ke pusat. Akhirnya, pusat sepertinya harus mengurusi banyak hal.

Baca juga : BG: Hatinya Pak Jokowi Tak Jawasentris, Tapi Indonesia

Pembagian kewenangannya selama ini bagaimana?

Kewenangan sudah terbagi, dan anggarannya pun 50 persen turun ke daerah.

Lantas, apa yang harus menjadi fokus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah?

Mestinya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, fokusnya adalah melakukan koordinasi masalah kurikulum. Termasuk, akses, mutu pendidikan dan gaji guru.

Baca juga : Banteng Sabar Menunggu Pertemuan Mega-Prabowo

Untuk Pemerintah Daerah, apa fokusnya?

Urusan infrastruktur, urusan lain-lain itu harusnya harus selesai di daerah.

Kalau Kementerian Pendidikan Tinggi, kewenangannya ada di pusat. Sehingga, Pemerintah bisa lebih fokus meningkatkan mutu kualitas pendidikan tinggi. Ada sekitar 4.400 perguruan tinggi yang mungkin 70 persennya itu berada pada standar  menengah ke bawah.

Langkah konkret untuk peningkatan kualitas itu bagaimana?

Baca juga : Paslon No.1 Cuma Sendirian

Kita harus mulai berpikir mana yang akan menjadi universitas kelas dunia, mana yang menjadi kampus-kampus berbasis riset-riset internasional maupun nasional, mana yang kampus untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi.

Selain itu, supaya bisa berorientasi kepada industri-industri yang akan ditetapkan negara, sehingga mutu kualitas pendidikan tinggi akan meningkat. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 15 Oktober 2024 dengan judul "Wacana Pemisahan Dikdasmen Dengan Dikti, Jangan Sekadar Nambah Jumlah Menteri, Dede Yusuf: Fokusnya, Koordinasi Tentang Kurikulum"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.