Dark/Light Mode

Wacana Pemisahan Dikdasmen Dengan Dikti, Jangan Sekadar Nambah Jumlah Menteri

Ahmad Tholabi Kharlie: Ada Tiga Faktor Pemisahan Kementerian

Rabu, 16 Oktober 2024 07:50 WIB
Ahmad Tholabi Kharlie, Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Ahmad Tholabi Kharlie, Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pandangan Anda tentang pemisahan kementerian di sektor pendidikan?

Sejumlah alasan dapat dijadikan dasar penentuan nomenklatur dan pemisahan kementerian.

Pertama, ruang lingkup yang terlalu luas, sehingga tidak bisa ditangani satu kementerian saja. Kedua, beban kerja yang sangat berat, sehingga diperlukan pemisahan untuk berbagi tugas.

Ketiga, kebutuhan program prioritas tertentu, misalnya Presiden Terpilih Prabowo fokus pada pen­gadaan gizi.

Baca juga : Dede Yusuf: Fokusnya, Koordinasi Tentang Kurikulum

Maka, bisa saja ada kementerian baru atau pemisahan kementerian tertentu, agar fokus dalam mewujudkan program prioritas tersebut.

Untuk di sektor pendidikan bagaimana?

Pemisahan nomenklatur di Kementerian Pendidikan, denganrincian pendidikan dasar dan menengah, pendidikan tinggi dan riset, dan kebu­dayaan merupakan ruang prerogatif Presiden.

Ya, disesuaikan dengan kebutuhan program-program yang dicanangkan Presiden, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Kementerian Negara yang baru.

Baca juga : BG: Hatinya Pak Jokowi Tak Jawasentris, Tapi Indonesia

Selama ini, Anda melihat Kementerian Pendidikan seperti apa?

Saya melihat, beban Kementerian Pendidikan akan sangat berat jika bertumpu pada satu kementerian, terlebih harus mengurusi pendidikan dasar, menengah, tinggi, riset, juga kebudayaan.

Akibatnya, struktur birokrasi menjadi gemuk, sehingga sulit mewujudkan target-target besar yang dicanangkan dalam bidang pendidikan.

Solusinya bagaimana?

Baca juga : Banteng Sabar Menunggu Pertemuan Mega-Prabowo

Untuk itu, langkah pemisahan kementerian menjadi tiga kementerian, sangat relevan. Langkah ini menunjukkan bahwa Pak Prabowo memiliki visi yang strategis dalam bidang pendidikan.

Pemisahan ini, pada gilirannya akan menciptakan birokrasi yang lebih ramping, efektif, dan fokus, sehingga akan lebih mudah untuk mewujudkan visi dan misi Pemerintah dalam bidang pendidikan. NNM

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 16 Oktober 2024 dengan judul "Wacana Pemisahan Dikdasmen Dengan Dikti, Jangan Sekadar Nambah Jumlah Menteri, Ahmad Tholabi Kharlie: Ada Tiga Faktor Pemisahan Kementerian"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.