Dark/Light Mode

Meski Hanya Untuk Barang Mewah, PPN 12 Persen Masih Picu Pro Kontra

Nurjaman: Demi Pertumbuhan Ekonomi PPN Perlu Diturunkan

Sabtu, 7 Desember 2024 07:40 WIB
Nurjaman, Ketua Apindo Jakarta. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Nurjaman, Ketua Apindo Jakarta. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Pemerintah dan DPR sepakat memberlakukan PPN 12 persen tahun 2025, tapi hanya untuk barang mewah. Pendapat Anda?

PPN 12 persen ini untuk prospek ekonomi, maka jangan diberlakukan secara parsial. Jangan yang satu sisi melaksanakan, sisi lain tidak. Timbul ketidakseimbangan, timbul saling tidak percaya.

Dalam kondisi sekarang, sebaiknya hentikan rencana menaikkan PPN 12 persen. Fokus saja, bagaimana agar pertumbuhan ekonomi lebih bagus.

Kan hanya barang mewah?

Baca juga : Laporkan Modus Iklan Judi Online Di Medsos

Barang mewah itu seperti apa. Takaran mewah itu seperti apa. Bagaimana pertimbangannya, bagaimana ukurannya.

Anda tidak setuju PPN 12 persen untuk barang mewah?

Mendingan PPN tidak dinaikkan, justru perlu diturunkan. Berikan kesempatan kepada dunia usaha untuk berkembang dan untuk maju dulu. Supaya, daya beli bagi masyarakat juga tinggi.

Jika PPN 12 persen diberlakukan, akan jadi beban kami juga. Barang tidak laku, menumpuk di gudang. Saya berharap, kebijakan tentang PPN ini jangan parsial, supaya jelas.

Baca juga : Kerja Politisi Artis Dipantau

Bukankah barang mewah ini tidak terkait kebutuhan masyarakat luas?

Lah, memang masyarakat itu siapa. Kan semua juga masyarakat. Mau orang kaya, mau orang miskin, semua adalah masyarakat. Jangan dikotak-kotakkan begitu. Samakan saja.

Apa harapan Anda?

Saya berharap, Pemerintah konsisten. Kalau bicara undang-undang, jangan pilih-pilih. Dalam membuat kebijakan, Pemerintah harus mengajak bicara semua pemangku kepentingan.

Baca juga : BPJPH Dorong Program Sertifikasi Halal RPH

Kami yang menjadi objek regulasi itu, harus diajak bicara. Kami mempertahankan usaha. Kami berjuang pertahankan pekerja. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 7 Desember 2024 dengan judul "Meski Hanya Untuk Barang Mewah, PPN 12 Persen Masih Picu Pro Kontra, Nurjaman: Demi Pertumbuhan Ekonomi PPN Perlu Diturunkan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.