Dark/Light Mode

Virus Misterius Kongo Semoga Tak Masuk Indonesia

Nihayatul Wafiroh: Kasus Ini Menjadi Perhatian Kami

Rabu, 11 Desember 2024 07:40 WIB
Nihayatul Wafiroh, Wakil Ketua Komisi IX DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Nihayatul Wafiroh, Wakil Ketua Komisi IX DPR. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Bagaimana pendapat Anda ten­tang penyakit misterius di Kongo itu?

Adanya penyakit misterius di Kon­go, menjadi perhatian kita bersama. Kasus ini masih menjadi kajian epi­demiologis oleh WHO (World Health Organization). Kasus ini, infonya telah menyebabkan kematian sekitar 143 orang pada November 2024.

Serangan penyakit misterius ini, ter­pusat di provinsi Kwango, Barat Daya Kongo, yang sedikitnya 376 orang telah terinfeksi sejak akhir Oktober.

Baca juga : Teken SK Bersama, Riefky Dan Tito Kasih Angin Segar

Dugaan Anda, ini penyakit apa?

Penyakit misterius di Kongo ini akan bergantung pada hasil penye­lidikan dan identifikasi penyakit tersebut oleh otoritas kesehatan setempat, seperti Kementerian Kese­hatan Republik Demokratik Kongo (DRC), serta WHO.

Sejauh ini, Menkes Kongo mengatakan, gejala utamanya demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tubuh.

Baca juga : Srikandi PKB: PPN 12% Cermin Prinsip Keadilan

Ada yang mengatakan seperti cacar monyet?

Jika penyakit tersebut menun­jukkan gejala yang mirip dengan penyakit mpox (sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet), hal ini perlu dievaluasi secara hati-hati.

Mpox adalah penyakit yang dise­babkan oleh virus memiliki gejala seperti demam, ruam kulit, serta pem­bengkakan kelenjar getah bening. Namun, untuk memastikan apakah penyakit misterius yang dimaksud adalah mpox ataukah penyakit zoo­nosis, atau hanya penyakit flu musi­man saja karena perubahan suhu, diperlukan identifikasi lebih lanjut melalui pemeriksaan laboratorium dan epidemiologi yang teliti. REN

Baca juga : Pemerintah Ingin Rampungkan Gedung Eksekutif Dan Legislatif

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 11 Desember 2024 dengan judul "Virus Misterius Kongo Semoga Tak Masuk Indonesia, Nihayatul Wafiroh: Kasus Ini Menjadi Perhatian Kami"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.