Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sistem Penerimaan Siswa Baru Masih Dihantui Kecurangan
Mansur: Kami Harap Tidak Ada Penyalahgunaan Kuota
Senin, 7 Juli 2025 07:50 WIB
Sebelumnya
Bagaimana Anda melihat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini?
Kami belum melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait SPMB tahun 2025 ini karena tahapan SPMB jalur domisili masih berlangsung. Adapun hasil SPMB jalur afirmasi dan jalur prestasi sejauh ini terpantau normal-normal saja. Tentu saja kedua jalur ini relatif aman karena terdapat penambahan kuota yang cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Dengan adanya kasus titip kursi, apa tanggapan Anda?
FSGI memaklumi jika terdengar isu titip kursi atau penyalahgunaan jalur.
Baca juga : Sepekan Di Pevek, Suhu Dingin Dan Tak Ada Malam
Kenapa begitu?
Karena kuota yang cukup besar yakni sekitar 60-65 persen. Hal ini memungkinkan oknum tertentu untuk menitipkan atau meminta jatah kursi kepada pihak oknum panitia SPMB sekolah. Sementara kebanyakan masyarakat tidak merasa terkena dampak karena tidak mengikuti jalur afirmasi maupun prestasi. Di sisi lain, tentu jalur domisili akan semakin rawan.
Kenapa bisa semakin rawan?
Ya, karena dengan kuota yang lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Sekarang mungkin belum terlihat karena prosesnya sedang berlangsung. Di samping itu, seperti di DKI Jakarta yang telah menyiapkan dua tahap penerimaan jalur domisili ditambah 1 tahap SPMB bersama sekolah swasta yang bersubsidi, kami rasa akan mengurangi gejolak atau gelombang protes dari masyarakat yang merasa tidak diterima. Tetapi sekali lagi kita harus menunggu hingga proses SPMB ini selesai.
Baca juga : Abduk Fikri Faqih: Sebaiknya Sekolah Dan Orang Tua Dilibatkan
Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, bagaimana SPMB tahun ini?
Secara prinsip, SPMB sebenarnya sama dengan PPDB tahun sebelumnya, hanya terdapat perubahan istilah zonasi menjadi domisili. Namun yang cukup berbeda adalah dalam pengalokasian/kuota jalur, di mana jalur afirmasi dan prestasi diperbanyak dan jalur domisili dikurangi, serta kemungkinan pelibatan swasta yang akan digratiskan seperti negeri. Jika semua berjalan, kami berharap keenyalahgunaan kuota dan atau kecurangan pemalsuan data tidak terjadi sehingga gejolak di masyarakat tidak ramai seperti tahun-tahun sebelumnya.
Bagaimana sosialisasi yang dilakukan Pemerintah terkait SPMB 2025 ini?
Sosialisasi sepertinya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Banyak masyarakat yang tidak paham sepenuhnya terhadap kuota dan pengembangan jalur yang disediakan. Hal ini juga berdampak pada ketidaksiapan pemerintah daerah dalam pelibatan sekolah swasta dalam SPMB tahun ini. NNM
Baca juga : DPR Turunkan Tim Supervisi
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Senin, 7 Juli 2025 dengan judul "Sistem Penerimaan Siswa Baru Masih Dihantui Kecurangan, Mansur: Kami Harap Tidak Ada Penyalahgunaan Kuota"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya