Dark/Light Mode

Bahasa Portugis Diterapkan Dalam Kurikulum Nasional, Layakkah?

Ubaid Matraji: Literasi Bahasa Kita Masih Tertatih-tatih

Rabu, 29 Oktober 2025 07:10 WIB
Ubaid Matraji, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)
Ubaid Matraji, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI). (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

 Sebelumnya 
Ada wacana penggunaan bahasa Portugis masuk dalam kurikulum pendidikan nasional. Apa pendapat Anda?

Saya pikir itu hanya gimmick dan Presiden tidak serius.

Maksudnya?

Ini lebih ke basa-basi diplomasi untuk menghormati dan menyenangkan tamu negara, yakni Presiden Brasil.

Baca juga : Suara Bergetar, Menag Kenang Paus Fransiskus

Menurut Anda, apakah sulit untuk diterapkan?

Sulit dipercaya ada kajian serius yang mendasari keputusan penambahan mata pelajaran sebesar ini hanya berdasarkan kunjungan kenegaraan.

Apakah bahasa Portugis cukup mendesak untuk digunakan?

Tidak mendesak untuk saat ini.

Baca juga : OSO: Banyak Tokoh Akan Gabung Hanura

Kenapa?

Bahasa Portugis jelas bukan prioritas mendesak dalam konteks kebutuhan global, ekonomi, dan IPTEK bagi mayoritas pelajar Indonesia.

Lalu, apa saran Anda?

Kita punya pekerjaan rumah yang jauh lebih besar di bahasa Inggris yang jauh lebih lama diajarkan, tapi masih buruk kualitasnya, bahkan di literasi bahasa Indonesia sendiri kita masih tertatih-tatih.

Baca juga : Idrus Menganggap Meme Bahlil Bentuk Penghinaan

Daripada bahasa Portugis, lebih baik bahasa Inggris yang diperkuat?

Pertama harus penguatan bahasa Indonesia. Kemampuan bahasa Indonesia pelajar kita sangat buruk. Bahkan keterampilan mahasiswa dalam menulis saja masih sangat buruk. Jadi, pondasi ini harus diperkuat. Lalu, bahasa asing Inggris ini sangat diperlukan tapi pelajar kita juga masih buruk penguasannya. REN

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Rabu, 29 Oktober 2025 dengan judul "Bahasa Portugis Diterapkan Dalam Kurikulum Nasional, Layakkah? Ubaid Matraji: Literasi Bahasa Kita Masih Tertatih-tatih"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.