Dark/Light Mode

Wacana Pemerintah Bangun 10 Kampus Baru Jadi Perdebatan

Feriyansyah: Pemerataan Dan Kesejahteraan Dosen Lebih Mendesak

Sabtu, 21 Februari 2026 07:15 WIB
Feriyansyah, Kepala Bidang P2G.  Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id
Feriyansyah, Kepala Bidang P2G. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Bagaimana Anda melihat rencana Pemerintah membangun sepuluh perguruan tinggi baru pada tahun ini?

Sebenarnya membangun perguruan tinggi ini terkait kemudahan akses, terutama di daerah-daerah baru dan wilayah terluar. Pertumbuhan perguruan tinggi negeri harusnya berkorelasi dengan kemudahan akses. Namun selama ini yang terjadi adalah biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang cukup tinggi, sehingga menghambat anak-anak lulusan sekolah menengah untuk mengakses pendidikan tinggi.

Menurut Anda, seperti apa kondisi perguruan tinggi saat ini?

Saat ini kampus-kampus didorong menjadi Badan Layanan Umum (BLU) atau Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH), yang secara keuangan harus mandiri. Dampaknya, mereka butuh pemasukan mandiri yang besar dan banyak kampus akhirnya hanya meningkatkan UKT untuk mendapatkan pemasukan. Hal ini belum diimbangi dengan optimalisasi peran kementerian terkait.

Baca juga : Abdul Fikri Faqih: Bukti Presiden Perhatian Besar Pada Pendidikan

Apakah penambahan kampus negeri baru akan berdampak pada keberlangsungan perguruan tinggi swasta?

Perguruan tinggi swasta (PTS) sekarang mengalami kendala besar karena PTN BH membuka jalur mahasiswa baru dalam jumlah yang sangat besar. Akibatnya, banyak PTS yang tidak mendapatkan mahasiswa atau jumlah pendaftarnya sangat sedikit.

Anda tadi menyinggung juga soal pemerataan akses, lantas jika Pemerintah ingin membangun 10 kampus baru, di mana lokasi yang tepat?

Terutama di daerah yang membutuhkan pertumbuhan ekonomi baru atau provinsi yang perguruan tingginya masih sangat terbatas. Jangan berpusat lagi pada perguruan tinggi di kementerian lain yang justru akan sangat membebani anggaran pendidikan tinggi secara keseluruhan.

Baca juga : Komisi XIII Ajak Masyarakat Kawal RUU Pemasyarakatan

Presiden juga menjelaskan, bahwa 1 dari 10 perguruan tinggi baru akan difokuskan pada ilmu pemerintahan, apa tanggapan Anda?

Ya sebenarnya kan sudah ada ilmu pemerintahan seperti IPDN dan yang lainnya. Jika Pemerintah fokus ke ilmu pemerintahan, padahal banyak prodi-prodi di luar ilmu pendidikan itu juga bisa dikaryakan dalam pemerintahan.

Selain soal bangunan fisik dan akses, adakah hal lain yang harus diperhatikan oleh Pemerintah?

Isu kesejahteraan dosen harus diperhatikan oleh Pemerintah. Ini masih menjadi masalah utama yang terus disuarakan oleh teman-teman di serikat pekerja kampus maupun kami di P2G. Kesejahteraan guru dan dosen saat ini berada dalam kondisi yang sangat rentan di Indonesia. NNM

Baca juga : Menag: Masjid Negara IKN Jadi Mercusuar Toleransi

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Sabtu, 21 Februari 2026 dengan judul "Wacana Pemerintah Bangun 10 Kampus Baru Jadi Perdebatan, Feriyansyah: Pemerataan Dan Kesejahteraan Dosen Lebih Mendesak"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.