Dark/Light Mode

Heboh, Polemik 105 Ribu Pick Up Impor Dari India

Rycko Menoza: Ini Momentum Mendorong Daya Saing Industri Otomotif

Jumat, 27 Februari 2026 07:10 WIB
Rycko Menoza, Anggota Komisi VII DPR RI. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id
Rycko Menoza, Anggota Komisi VII DPR RI. Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id

 Sebelumnya 
Soal polemik impor mobil pick up asal India, bagaimana pandangan Anda?

Saya melihat polemik ini harus ditempatkan secara proporsional. Rencana impor mobil pick up memang menimbulkan pro dan kontra, tetapi di sisi lain ini juga bisa menjadi momentum strategis untuk mendorong daya saing industri otomotif nasional. Yang terpenting adalah bagaimana kebijakan ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mampu memperkuat industri dalam negeri agar berkelanjutan.

Pemerintah sebaiknya seperti apa menyikapi pro kontra pengadaan mobil pick up dari India ini?

Baca juga : Komisi XI: Hadirkan Optimisme

Pemerintah harus menyikapi secara bijak dan komprehensif. Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa seluruh sumber daya industri di Indonesia harus dimanfaatkan secara maksimal. Artinya, setiap kebijakan impor harus selaras dengan upaya memperkuat industri nasional, menciptakan nilai tambah, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai kebijakan impor justru melemahkan kapasitas industri dalam negeri yang sebenarnya mampu.

Skema apa yang perlu disiapkan untuk memastikan impor mobil pick up tidak mengganggu industri dalam negeri?

Skema kerja operasional yang kolaboratif harus disiapkan sejak awal. Impor tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus dikaitkan dengan keterlibatan produsen otomotif nasional. Misalnya melalui skema alih produksi, pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), atau penugasan kepada industri dalam negeri untuk mengambil peran strategis dalam Program Strategis Nasional (PSN). Dengan demikian, seluruh sektor bisa bergerak bersama tanpa ada yang ditinggalkan.

Baca juga : Siapkan 4 Jurus, Menhub Targetkan Zero Accident

Sebenarnya apakah industri otomotif nasional kita mampu memenuhi kebutuhan mobil pick up sebanyak itu?

Berdasarkan data, industri otomotif nasional sangat mampu. Produsen kendaraan pick up di dalam negeri, yang tergabung dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, memiliki kapasitas produksi lebih dari 400 ribu unit per tahun. Kapasitas ini bahkan belum dimanfaatkan secara optimal. Mayoritas kendaraan yang diproduksi adalah pick up penggerak 4x2 yang memang paling banyak dibutuhkan oleh pelaku usaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia. KAL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jumat, 27 Februari 2026 dengan judul "Heboh, Polemik 105 Ribu Pick Up Impor Dari India, Rycko Menoza: Ini Momentum Mendorong Daya Saing Industri Otomotif"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.